Curhat Berkebun 2015 – yang sudah Berbunga

loading...

Halo sahabat berkebun, sudah lama ya saya tidak cerita-cerita kebun saya. Jadi kali ini mau cerita agak panjang (pamer foto-fotonya saja lebih banyak :mrgreen: ).

Yang sudah berbunga, nanam dari bibit (umbi atau berupa benih), antara lain:

Alcea rosea ‘Nigra’

Hollyhocks flower. Alcea rosea Nigra. Stockrosen schwarz

Hollyhocks flower. Alcea rosea Nigra. Stockrosen schwarz
Hollyhocks flower. Alcea rosea Nigra. Stockrosen schwarz

Setelah tahun kedua baru berbunga 🙂 .

 

• Alcea rosea ‘Pink’

Hollyhocks  pink dalam bahasa Jerman disebut Stokrose. Ini dari tahun lalu, tahan winter. Thn ini warna pinknya pucat
Hollyhocks pink dalam bahasa Jerman disebut Stokrose. Ini dari tahun lalu, tahan winter. Thn ini warna pinknya pucat

 

• Malva sylvestris

Malva sylvestris, si ungu nan cantik selalu menghiasi kebunku setiap tahun. Kalau bunganya rontok bisa kumpulin benihnya buat tahun depan, atau potong batangnya beberapa cm, akan tumbuh daun baru
Malva sylvestris, si ungu nan cantik selalu menghiasi kebunku setiap tahun. Kalau bunganya rontok bisa kumpulin benihnya buat tahun depan, atau potong batangnya beberapa cm, akan tumbuh daun baru

 

• Petunia bicolor

Tumbuh ditempat tidak seharusnya. Kemungkinan besar saya nanam benih petunia, eh tidak tumbuh sudah lama, jadi pot saya bongkar dan gunakan tanahnya untuk tanaman lain.

Petunia bicolor
Petunia bicolor

 

Cornflower

Kornblumenblau (Centaurea cyanus) commonly known as cornflower, bachelor's button, bluebottle.
Kornblumenblau (Centaurea cyanus) commonly known as cornflower, bachelor’s button, bluebottle.

 

Delphinium Blue

Semua bagian dari genus Delphinium beracun bagi manusia dan ternak

Rittersporne (Delphinium). Bunga biru jarang lihat kan yaa
Rittersporne (Delphinium). Bunga biru jarang lihat kan yaa

 

• Bunga Lily

Asiatic lily cocktail twins. Akhirnya tahun ini berbunga
Asiatic lily cocktail twins. Akhirnya tahun ini berbunga

 

Kniphofia Tritoma, Torch lily (Ger:Die Fackellilien)

Fackellilie. Kniphofia Tritoma. 2 tahun lalu beli berupa root, tahun lalu 2 bunganya tahun 2015 ini setelah dipisah menjadi 2 pot muncul 6 bunga
Fackellilie. Kniphofia Tritoma. 2 tahun lalu beli berupa root, tahun lalu 2 bunganya tahun 2015 ini setelah dipisah menjadi 2 pot muncul 6 bunga

Genus Kniphofia berasal dari dokter dan ahli Botani Jerman yang bernama Johann Hieronymus Kniphof.

 

Wisteria Amethyst.
Wisteria Amethyst.

 

Trosroos Rumba. Bakal bunga pertama disebut ratu bunganya dibuang, nanti muncul lebih banyak bunga muncul. Mawar beli dari Belanda Mei 2015 lalu
Trosroos Rumba. Bakal bunga pertama disebut ratu bunganya dibuang, nanti muncul lebih banyak bunga muncul. Mawar beli dari Belanda Mei 2015 lalu

 

Mawar Bicolor yang namanya Patio Rose merek dari Tantau roses
Mawar Bicolor yang namanya Patio Rose merek dari Tantau roses

 

Kurfürstin sophie. Bunga terakhir karena saat ini mawarnya sudah mati huhu padahal sdh dipelihara 2 tahun
Kurfürstin sophie. Bunga terakhir karena saat ini mawarnya sudah mati huhu padahal sdh dipelihara 2 tahun

 

Untuk jenis bunga dahlia belum ada hasilnya, karena semua dahlia saya terserang jamur, jadi beberapa kali saya babat habis daun-daunnya 😥 .

 

Kalau diatas sudah saya perlihatkan foto masing-masing tanaman (bunganya), walau tidak semua bisa dipotret hehe, paling tidak diatas sudah cukup mewakili yang sudah pada mekar. Sekarang lihat balkon saya yuk 😉 .

Dimulai dulu dari tangga luar mau masuk rumah

Ditempat ini buat tanaman-tanaman yang tidak tahan panas terik matahari.Saya sering rotasi tanaman-tanamannya supaya tahu daya tahan di beberapa tempat. Ada petunia, moss ross, 3 buah berry yakni: stroberi, raspberry, Ribes black (Ger: Johannisbeere), Lili dan Hedera.

Di tangga masuk rumah. Tempat ini cocok untuk berbagai tanaman tidak tahan panas terik
Di tangga masuk rumah. Tempat ini cocok untuk berbagai tanaman tidak tahan panas terik

 

 

Balkon Belakang

Pemandangan balkon belakang di pagi hari yang cerah
Pemandangan balkon belakang di pagi hari yang cerah

 

 

Balkon Depan

Pojok balkon depan
Pojok balkon depan

 

*klik gambar untuk melihat ukuran besar

 

Video My Balcony Garden

 

Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul. – Luther Burbank

 

Baca juga:
Ladang Bunga di Jerman
Bunga Lili dan Perawatannya
Mencari Inspirasi Berkebun
Mengunjungi Garden Center di Belanda

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

52 thoughts on “Curhat Berkebun 2015 – yang sudah Berbunga

  • July 28, 2015 at 9:24 am
    Permalink

    mbaaa aku nanem cabe kok yang subur daunnya aja, ga keluar bunganya..kayak gitu enaknya diapain..udah ampir dua bulan..sedih ga panen-panen

  • July 25, 2015 at 8:11 am
    Permalink

    Sua lagi Bu Nella, meski bunga2 Bu Nella bikin ngiler, namun saya berusaha tetap mencintai bunga2 awak dhewe asli Indo. Oh ya tentang anggrek sudah saya upload bu nella, mudah2an bermanfaat. Mau kasih koment pada BN, namun ditutup, yah akhirnya saya buat tulisan tentang anggrek2 mati, tapi belum saya upload, masih dl penggodokan. N ini juga lagi berusaha nyari2 anggrek2 asli Jawa BN, but harganya masih kemahalan buat kantong saya. Ada yang bisa bantu saya????? …

    • July 25, 2015 at 9:19 pm
      Permalink

      Hai pak Bambang, iya dong pak bagus itu kalau melestarikan bunga dalam negeri. Anggrek ditempat saya mahal-mahal pak, ngiri kalau lihat yg jualan di tanah air bagus-bagus anggreknya dan tidak mahal 😀 . Bantu bagaimana pak? kalau yang saya kenal jual anggrek adalah Nekha Garden di Bali.

  • July 24, 2015 at 6:13 pm
    Permalink

    Halo mbak Nella, bunganya bagus2 n cantik2
    Jadi kepingin nanam juga 🙂
    Aku jg sedang belajar nanam bunga mbak, doakan sukses ya 🙂

    • July 25, 2015 at 9:24 pm
      Permalink

      Halo juga Devi, makasih ya sudah mampir.
      Lagi nanam bunga apa saja Dev?. Semoga ga patah semangat klo nemu kegagalan yaa :mrgreen: .

      • July 26, 2015 at 2:09 pm
        Permalink

        Barusan belajar mbak, lg suka morning glory, tp blom berhasil 🙂
        Iya mbak, sedang mencoba yg baru 🙂

  • July 24, 2015 at 5:54 pm
    Permalink

    Waaah, udah berbunga dan berwarna semua ya itu kebun mbak 😀 aaah, bikin seger mata 😀

  • July 24, 2015 at 2:03 am
    Permalink

    Cakep-cakep koleksinya mbak Nella..
    Jadi pengen nanam hollyhock lagi.. dulu pernah tapi mati sebelum berbunga hiks..
    Lilynya itu juga bikin iri hehe..
    Semoga dahlia cepat nyusul dan berbunga ya mbak.. ^_^

    • July 24, 2015 at 7:37 am
      Permalink

      Bbrp kali Hollylock ku juga pernah mati. Mati pas dipindah ke pot lebih besar. Skrg sih klo pindah2 mending tunggu tanamannya agak besar. Dahliaku masih segitu-gitu aja 🙁 pdhl sdh musim panas, pdhl 4 bulan lagi musim gugur, berakhir deh nanam2 .. semoga sempat lihat dahlianya berbunga 😥 .

  • July 23, 2015 at 5:25 pm
    Permalink

    kakak pencinta tanaman sama seperti ibu saya,… cuma kalau ibu sukanaya lebih ke tanaman yang berbuah, hehehe

  • July 23, 2015 at 10:16 am
    Permalink

    Rame bunganya…
    Pasti wangi kalo berdiri di balkonnya ya mba 🙂

  • July 22, 2015 at 5:23 am
    Permalink

    Pengen coba berkebun, tapi masih mengumpulkan kerajinan dan niat yang sepenuh hati hahaha

  • July 22, 2015 at 5:08 am
    Permalink

    suka ama Kurfürstin sophie kayak nya seger banget tapi sayang kalo udah mati gitu ihik ihik ihik

  • July 21, 2015 at 6:37 pm
    Permalink

    Aku baru lihat bunga cantik Alcea rosea Nigra dan ingin menanamnya juga.
    btw ada bibitnya ngak ya di indo ?

    • July 21, 2015 at 11:05 pm
      Permalink

      Hai Ria, kurang tahu apa ada yg jual, pernah ada yg nanam beli bibitnya dari luar negeri. Coba cari di google deh 😉 .

  • July 21, 2015 at 5:49 pm
    Permalink

    mawar ya bicolor itu cakep ya nel. disini banyak juga mawar yang begitu. bagus2 warnanya 🙂

  • July 21, 2015 at 2:51 pm
    Permalink

    Aduhh itu tomat-tomatnya tunggu merah aja hehehe. Aku gagal mulu nanem tomat >.<

      • July 22, 2015 at 2:59 pm
        Permalink

        Gak pernah sukses jadi buah. Paling berbunga aja Kak. Trus di sini lagi musim panas, akhirnya mati deh huhuhuhu >.<

        • July 23, 2015 at 7:36 am
          Permalink

          Dipupuk gak?, klo muncul tunas air nya buang, dipatah pakai jari bisa ko, klo tunas air pada dibuang nanti banyak bunganya, klo bunga terlalu banyak buang saja bbrp, spy nutrisinya tidak terserap ke semua bakal buah, jd hanya bbrp yg diinginkan jadi buah yg baik.
          Oh ya tunas air, muncul diketiak tanamannya, contohnya klik disini.

          • July 26, 2015 at 2:08 pm
            Permalink

            Aku masih newbie banget kak soal tanaman hehehe. Cita-citaku kalo mau masak sayur petik aja di kebun :P.

            Terakhir tanem tomat, gak sukses hehehehe. Pupuknya pupuk apa? Kemarin aku medianya campuran tanah sama kompos (kotoran kambing), di atas tanah ku kasih sekam soalnya sempet numbuh jamur. Kupikir gak perlu pake pupuk lagi, karena sudah ada kompos. Trus sempet kaget pas tanamannya ternyata numbuh gede dan batangnya kemana-mana. Jadilah aku sangkut-sangkutin ke pager. Eh ternyata baru sadar di depan pager itu mataharinya panas banget >.<

            Mungkin abis musim kemarau pengen coba tanem tomat lagi. Mudah-mudahan sukses 😀

          • July 26, 2015 at 6:54 pm
            Permalink

            Iya senang loh klo buuth tinggal ambil dari kebun sendiri 😀 . Kadang klo beli sisanya terbuang, nah klo ambil dari kebun sendiri kan bisa ambil seperlunya ya 😀 . Untuk tomat saya pakai pupuk khusus buat tomat beli di toko pas ada diskonan, pupuknya yang bentuk tablet ada juga bentuk cairan. Tanaman tomat ga bisa terlalu basah karena bisa jamuran, namun klo kering juga bakalan cepat layu.

            Klo panas sekali, sebelum matahari lewat/kena tanamannya, sudah kututupi pakai koran, saya sih bikin mengelilingi tanamannya, begitu sinarnya lewat dibuka deh. Klo Lia nanamnya dipot ya taruh tempat ga kena matahari terik. Matahari pagi bagus deh.

            Semoga sukses ya, kalau di Indonesia mau nanam bisa kapan saja, kalau saya harus perhitungan musim dingin, klo nanam tomat pas musim panas nih sudah telat, bakalan belum bebruah sudah keburu datang winter hehe.

          • July 28, 2015 at 3:04 am
            Permalink

            Wahhhh makasi tips dan infonyaaa… Jadi pengen langsung beli bibit hehehehe 😀
            Thanks ya Kak 🙂

  • July 21, 2015 at 2:32 pm
    Permalink

    Nel, bungamu bagus2 yaaa. Kayaknya aku ga ada keberuntungan nih nanam bunga. Pada mati atau nggak layu, atau nggak kena kutu haha. Nanamnya dipot semua. Kenapa ya Nel? Tapi kalo herbs seger2 semua. Aku kapok jadinya nanam bunga. Buncisku juga sedang berbunga ini. Pohon cabe 3 pot sedang lebat daunnya. Ga tau kapan muncul cabenya haha. Kemangi, basil, seledri, peterseli, koriander, tomat baik2 saja.

    • July 21, 2015 at 11:39 pm
      Permalink

      Hai Den, tanaman2ku banyak yg mati ko, yg dipamerin kan yg berhasil aja tuh hehe. Aku pernah bikin postingan yg gagal, panjang daftarnya hehe. Mungkin kepanasan Den, kalau mau siram tanaman pagi-pagi sekali deh saat masih adem, jadi tanamannya masih bisa menyerap air dengan baik. Pohon cabenya coba dipangkas deh. Wah kamu banyak juga ya nanam2. Kepakai semua tuh yg km tanam bisa dimakan 😉 .

  • July 21, 2015 at 1:20 pm
    Permalink

    Wah jadi inget kebun dirumah. Tapi punya saya nggak seramai kayak gitu. Didominasi sama bunga kamboja saja. Besok klo sempat saya mau cari bunga mawar biar tambah rame kebun saya.

    Btw saya iri lho sama kebunnya. Pasti hasil susah payah ngrawat. Di rumah nggak ada yang jualan bunga macam itu.

    • July 21, 2015 at 1:31 pm
      Permalink

      Klo sdh numbuh ga susah merawatnyako, tinggal disiram, klo ada yg kering dibuang daunnya, perhatikan secara berkala klo ada hama. Klo sdh sekarat siap2 nanam yg baru hehe 😀 .

  • July 21, 2015 at 12:29 pm
    Permalink

    Suka sekali melihatnya 🙂 seger! Cantik!

  • July 21, 2015 at 12:06 pm
    Permalink

    Bunga kakak masiiih aja bagus biarpun lagi musim panaasss…
    Aq malu liat kebunku yang udah seperti padang gurun kaaakkk…
    Kena penyakit semua tanaman kuuu…

    • July 21, 2015 at 1:35 pm
      Permalink

      Yg dikasih lihat yang bagusnya dong Sus haha. Yg pada mati banyak loh, sempat kesel saat tanaman2ku kena jamur atau kutu, sempat malas juga nanam2 yg baru, tapi ya senang klo masih ada yg berhasil berbunga 🙂 . Tanamanmu kena penyakit apa? kali aja aku punya pengalaman yg sama bisa berbagi ilmu.

      • July 30, 2015 at 6:52 am
        Permalink

        gak tau aku kak, kena penyakit apa. Mungkin pengaruh cuaca kali, soalnya pekanbaru lagi berasap. Kaktus tiba2 bagian bawahnya kempes, terus tanaman lainya daunnya menguning, kerdil, ah pokoknya pengen q cabutinlah semua kak. Serasa gak ada harapan hidup.

        • July 30, 2015 at 7:14 am
          Permalink

          Kaktusku juga pernah begitu, kempes tuh tanda2 menuju mati 🙁 lama2 hilang sendiri krn kempes gitu. Klo daun sdh tua biasanya memang ada yg menguning dan harus kita buang. Klo kuningnya krn banyak asap ya mungkin juga. Klo asap sdh berlalu coba berkebun lagi ya Sus 😉 .

          • July 30, 2015 at 9:46 am
            Permalink

            Iya kaaakk…
            Udah mati pun kaktusnya…
            Agak sensitif kurasa kak. Aku mikir siih, aku aja yang manusia gak nyaman karna panas dan asap apalagi tanamanku, kebanyakan disiram malah makin mati. Sedih loh kak…
            Kalo udah musim hujan lah baru mulai mau nanam lagi kak…
            Parah cuaca di Riau.

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: