Cuci Mata, yang berakhir dengan Belanjaa

Beberapa hari lalu Frank dan saya ke Mosbach mengantarkan undangan, nah pulangnya mampir ke toko furniture di Neckarzimmern. Kami melihat-lihat pot-pot bunga dan dekorasi untuk melengkapi isi taman kami. Di lokasi tersebut, ada dua bangunan besar, kita masuk ke bangunan pertama tidak ada yang menjaganya, kalau ada yang ngutil gak akan ketauan tuh hehehe. Di luar bangunannya, banyak sekali pot-pot bunga dengan berbagai ukuran, berbagai bentuk dan warna, yang kesemuanya terbuat dari tanah liat atau batu. Kami ada naksir satu pot, namun kita keep dulu, nanti balik lagi.

Puas melihat-lihat pot-pot diluar, maka kami masuk ke bangunan ke dua (sekalian menghangatkan badan). Isi ruangan ini adalah beraneka furniture seperti rak-rak buku, lemari-lemari, sofa, meja makan dan dekorasi ruangan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan rotan. Kami ada melihat juga dua macam lemari ada tulisan “Batavia” di sebelah harganya. Frank bilang “dulu Indonesia namanya kan Batavia ya, berarti asal Indonesia nih :D.”

Penjaga (petugasnya) menghitung total belanjaan kami. Total 33 Euro sekian cent, dia bilang “ya bayar 30 Euro ajalah”. Saya tanya Frank, itu bapak, petugas penjagannya atau yang punya toko ya, trus ngitung belanjaan kami juga tidak pakai komputer cuma pakai kalkulator dan dia tulis di bon total belanjaan kami. Paling penting “..asyikkk dikasih diskon!!!”. Frank bilang ke bapak tersebut, besok-besok kami belanja kesini lagi yaaa.

Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:
Orang Jerman itu
Aturan Internetan di Jerman
Musim Dingin di Jerman
Kisah Kawin Campur yang Tragis
Hati – Hati Upload Foto Pribadi di Media Sosial

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: