Bikin Subur Media Anggrek Coco Chip dari Sabut Kelapa

Bikin Subur Media Anggrek Coco Chip dari Sabut Kelapa. Hai sobat berkebun, saya ingin share mengenai media tanam anggrek yang saya gunakan yakni sabut kelapa dalam bentuk coco chip. Saya merawat anggrek di negara 4 musim. Saya tahu media coco chip ini bikin subur anggrek setelah lihat website cattleya blue.de waktu itu mau beli seedling cattleya jadi beli media coco chip juga.

Bikin Subur Media Anggrek Coco Chip dari Sabut Kelapa

Sabut kelapa dalam bentuk cacahan (Coconut Husk Chips) lebih bagus menyerap dan menyimpan air, ketimbang sphagnum moos dan cacahan kayu pinus (bark) yang saya gunakan selama ini.

Tulisan Terkini

Pertama beli coco chips Juli 2018, saya gunakan untuk semua seedling cattleya dan cocok juga untuk cattleya dewasa, bahkan oke banget untuk anggrek bulan dewasa ada yang saya berikan semuanya coco chips anggreknya tumbuh subur.

Saat saya bikin postingan ini Feb. 2021 sudah dapat pengalaman baik dan buruk dari media coco chip ini hehe. Pengalaman buruknya ternyata coco chip ini tidak cocok untuk anggrek selop (Paphiopedilum).

Padahal coco chip nya sudah saya rendam beberapa hari, namun semua anggrek paphio yang saya berikan media ini berakhir tragis! (mati semua ada 4 atau 5 pot). Salah saya juga sih menunda-nunda mengganti medianya.

Anggrek Paphio dewasa dan seedling kelihatan tidak sehat, daunnya jadi lemas, menjuntai ke bawah dan timbuk bercak di daunnya. Padahal ya anggrek Paphio suka lembab, dan media coco chip ini oke banget menyimpan air.

Lihat forum anggrek Indonesia ada yang pakai media sabut kelapa atau pot dari sabut kelapa untuk anggrek selop oke aja, lah kenapa pengalaman saya berbeda? Haha. Jadi kapok pakai coco chip untuk anggrek Paphio.

Baca juga: Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek

Sebelum menggunakan media tanam coco chip harus direndam air dulu karena adanya kandungan tannin dan garam yang tidak baik untuk pertumbuhan anggrek.

Video Bikin Subur Media Tanam Coco Chip dari Sabut Kelapa Untuk Anggrek

Tanin pada sabut kelapa adalah salah satu dari beberapa zat yang terkandung di dalam sabut kelapa. Zat tanin pada sabut kelapa dapat menghambat pertumbuhan tanaman, sehingga tanaman anggrek yang ditanam disabut kelapa menjadi kerdil, bahkan mati.


Lengkapnya copas tulisan ‎Mansur Tompo‎ dari forum Sahabat Berkebun

January 4

Tanin Pada Sabut Kelapa

“Zat Anti Gizi”

Senyawa anti gizi adalah suatu senyawa yang terdapat dalam beberapa bahan pangan yang dapat mengganggu penyerapan zat gizi di dalam tubuh pada saat pangan tersebut dikonsumsi. Zat anti gizi yang biasa terdapat dalam bahan makanan antara lain adalah fitat, tannin, gosipol, saponin, mimosin, dan protease inhibitor.

Sabut kelapa sebagai media anggrek sudah sangat populer bahkan menjadi salah satu media yang paling banyak digunakan karena selain mudah didapat penggunaanya relatif tidak memerlukan perlakuan khusus.

Di desa-desa khususnya masyarkat yang berada disekitar hutan kerap menggunakan sabut kelapa untuk menanam anggrek alam yang dipekarangan. Umumnya anggrek-anggrek tersebut adalah temuan pada pohon yang tumbang, atau saat clearing aktifitas tambang atau perkebunan.

Cara menghilangkan zat tanin pada sabut kelapa

Cara pertama:

Setelah di potong-potong masukan sabut kelapa kedalam kaleng atau apapun yang bisa digunakan untuk merebus. Isi air dan rebus sabut kelapa hingga 2-3 jam, buang air yang berwarna kemerahan, rendam lagi sabut kelapa kedalam air bersih dan beri sedikit fungisida, kemudian keringkan.

 

Cara kedua:

Sabut kelapa diurai, kemudian direndam dalam air yang dicampuri tawas dengan perbandingan 1 sendok tawas/20 liter air. Kemudian diamkan selama 1 hari, selanjutnya pisahkan sabut dan larutan air tawas.

Rendam kembali sabut kelapa kedalam air bersih dan lakukan pengulangan beberapa kali sampai air rendaman sudah tidak begitu merah lagi biasanya memerlukan waktu 2-3 hari. Kemudian keringkan atau bisa langsung di gunakan sebagai media anggrek.

 

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk melakukan proses untuk menghilangkan atau mengurangi kandungan tanin pada sabut kelapa maka Anda bisa menggunakan sabut kelapa yang sudah lama (bukan yang baru di kupas) karena sabut kelapa yang sudah lama dikupas akan berkurang kandungan taninnya secara alami akibat siraman hujan dan sebagainya.

Namun tentu saja penggunaan sabut kelapa ini lebih pendek umurnya sebab akan lebih cepat lapuk. Umumnya ketahanan media sabut kelapa tanpa pengolahan yang baik termasuk pemberian pengawet atau fungisida hanya bisa bertahan 5-6 bulan saja.


Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

Demikianlah pengalaman saya mengenai Bikin Subur Media Anggrek Coco Chip dari Sabut Kelapa, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini mendapat pencerahan yaa mengenai media coco chip.

Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – Bunga Anggrek Kebun Emaknya Benjamin Kumpulan Video. Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: