Sejarah Jerman

loading...

800 – 1499

 

800: Karl Agung

Penguasa Kerajaan Franken dinobatkan sebagai Kaisar Romawi oleh Paus Leo III. Pada zaman modern, nenek-moyang wangsa Karolinger itu yang meninggal pada tahun 814 di Aachen, dinamakan ”Bapak Eropa“.

962: Otto I, yang Agung

Dengan penobatan Otto sebagai kaisar mulailah sejarah ”Kerajaan Romawi Suci“.

1024–1125/1138–1268: Salier dan Staufer

Wangsa Salier, pembangun katedral di Speyer, dan wangsa Staufer menentukan sejarah Eropa.

1179: Hildegard dari Bingen

Kepala biara dan ahli pengobatan, salah seorang perempuan terkemuka abad pertengahan di Jerman, meninggal dalam usia 81 tahun di Bingen pada Sungai Rhein.

1452–1454: Seni cetak buku

Penemu seni cetak buku dengan leter yang dapat digerakkan, Johannes Gutenberg (sekitar 1400-1468), untuk pertama kali mencetak Alkitab dengan tiras kira-kira 180 eksemplar di Mainz.

1493: Kenaikan wangsa Habsburg

Dengan masa pemerintahan Kaisar Maximilian I dimulai kenaikan dinasti Habsburg. Berabad-abad lamanya keluarga bangsawan itu tergolong wangsa terkemuka di Eropa Tengah. Jumlah terbesar di antara kaisar dan raja dalam Kerajaan Romawi Suci Bernasion Jerman adalah anggota keluarga Habsburg, begitu juga raja Spanyol dalam kurun waktu 1504-1700

*****************

1500 – 1899

1517: Perpisahan umat beriman

Zaman reformasi mulai di Wittenberg pada saat Martin Luther (1483- 1546) mengumumkan ke-95 tesisnya yang menentang praktik pengampunan denda dosa dalam Gereja Katolik.

1618–1648: Perang Tiga Puluh Tahun

Perang yang merupakan perselisihan antarumat beriman dan sekaligus konflik antarnegara itu berakhir dengan Perdamaian Westfalia. Umat beragama Kristen Katolik dan Kristen Protestan (Lutheran dan Reformasi) dinyatakan berhak sama.

1740–1786: Friedrich Agung

Selama masa pemerintahan Friedrich II, seorang pencinta seni dan panglima perang, Prusia maju menjadi negara adidaya di Eropa. Pemerintahan Friedrich dianggap sebagai contoh bagi era ”absolutisme yang telah mengalami pencerahan“.

1803: Sekularisasi

Pengambilalihan wilayah milik lembaga keagamaan dan peniadaan status Kota Bebas melalui keputusan Reichsdeputationshauptschluss mengawali akhir dari ”Kerajaan Romawi Suci Bernasion Jerman“.

1848/49: Revolusi Maret

”Revolusi Jerman“ berawal di kerajaan Baden di sebelah barat daya dan cepat menyebar ke negara-negara lain anggota Serikat Jerman. Hasilnya ialah Majelis Nasional Jerman pertama yang bersidang di Paulskirche di Frankfurt am Main.

1871: Pendirian Reich

Pada tanggal 18 Januari, saat Perang Jerman-Perancis belum berakhir, Wilhelm I diproklamasikan di Versailles sebagai Kaisar Jerman. Reich Jerman (yang kedua) berupa monarki konstitusional. Tidak lama setelah pendirian kerajaan itu, perekonomian Jerman mengalami perkembangan cepat.

**********

1900 – 1949

1914–1918: Perang Dunia I

Kebijakan luar Negeri Kaisar Wilhelm II membuat Jerman terisolasi dan mengantarnya ke dalam musibah Perang Dunia I yang mengakibatkan hampir 15 juta korban jiwa. Pada bulan Juni 1919 ditandatangani perjanjian perdamaian di Versailles.

1918/19: Republik Weimar

Pada tanggal 9 November tokoh sosialis-demokrat Philipp Scheidemann memproklamasikan republik; Kaisar Wilhelm II turun takhta. Pada tanggal 19 Januari 1919 diadakan pemilihan umum untuk majelis nasional.

1933: Nasionalsosialisme

Pada pemilihan Reichstag tahun 1932, NSDAP menjadi partai terkuat. Adolf Hitler menjadi Kanselir Reich pada tanggal 30 Januari 1933. Dengan ”UU Pemberian Kuasa“ mulailah diktatur Nazi.

1939: Awal Perang Dunia II

Dengan serangan mendadak ke Polandia pada tanggal 1 September 1939, Hitler mencetuskan Perang Dunia Kedua. Perang itu menewaskan 60 juta jiwa dan menghancurkan kawasan-kawasan luas di Eropa dan di Asia Timur. Enam juta orang Yahudi menjadi korban politik pemusnahan Nazi.

1945: Akhir Perang Dunia II

Dengan kapitulasi angkatan bersenjata Jerman pada tanggal 7/9 Mei 1945, Perang Dunia Kedua berakhir di Eropa. Negara-negara pemenang membagi Jerman menjadi empat zone pendudukan, dan Berlin menjadi empat sektor.

1948: Blockade Berlin

Diresmikannya pemakaian mata uang D-Mark di ketiga zone pendudukan Barat menjadi alasan bagi Uni Sovyet untuk menutup semua jalan akses ke Berlin Barat pada tanggal 24 Juni 1948. Negara-negara sekutu Barat menjawab dengan ”jembatan udara“ yang menjadi sarana untuk memasok kebutuhan hidup penduduk Berlin Barat sampai bulan September 1949.

1949: Pendirian Republik Federal Jerman

Undang-undang Dasar Republik Federal Jerman diumumkan di Bonn pada tanggal 23 Mei 1949. Pemilihan umum pertama untuk Bundestag diadakan pada tanggal 14 Agustus. Konrad Adenauer (CDU) dipilih menjadi Kanselir Federal. Perpisahan antara Timur dan Barat terjadi pada tanggal 7 Oktober 1949 dengan pemberlakuan Konstitusi RDJ.

**********

 

1950 – Masa Sekarang

1957: Perjanjian-Perjanjian Roma

Republik Federal Jerman termasuk di antara enam negara yang menandatangani perjanjian pendirian Masyarakat Ekonomi Eropa di Roma.

1961: Pembangunan Tembok Berlin

Pada tanggal 13 Agustus 1961, RDJ menutup wilayahnya dengan membangun tembok di tengah kota Berlin dan dengan ”koridor maut“ sepanjang perbatasan antara kedua negara Jerman.

1963: Perjanjian Elysée

Perjanjian Persahabatan Jerman- Perancis di-tandatangani oleh Kanselir Federal Konrad Adenauer (kanan) dan Presiden Perancis Charles de Gaulle.

1970: Berlutut di Warsawa

Isyarat Kanselir Federal Willy Brandt (SPD) pada monumen untuk para korban pemberontakan di kampung Yahudi di Warsawa menjadi simbol permintaan Jerman akan rekonsiliasi.

1989: Runtuhnya Tembok Berlin

Berkat revolusi secara damai di RDJ, malam hari pada tanggal 9 November Tembok Berlin runtuh. Dengan demikian perbatasan antara Jerman Timur dan Jerman Barat sudah tidak ada.

1990: Reunifikasi Jerman

Pada tanggal 3 Oktober berakhirlah eksistensi RDJ. Persatuan negara Jerman telah dipulihkan. Pada tanggal 2 Desember 1990 berlangsung pemilihan pertama untuk Bundestag yang diadakan di seluruh Jerman. Helmut Kohl (CDU) menjadi Kanselir Federal pertama dari Jerman Bersatu.

2004/2007: Perluasan Uni Eropa

Setelah Uni Sovyet bercerai-berai dan komunisme jatuh, delapan negara Eropa Tengah dan Eropa Timur serta Siprus dan Malta bergabung dengan UE. Bulgaria dan Rumania menyusul 2007.

Sumber: tatsachen-ueber

About these ads
loading...