Panduan Mengurus Visa Schengen Kedutaan Jerman

Mamaku dalam berbagai Suasana Ketika Jalan-jalan di Berlin April 2012 (Foto: dok. pribadi)
loading...

Panduan Mengurus Visa Schengen Kedutaan Jerman. Pada postingan sebelumnya saya menceritakan pengalaman mama mengurus visa schengen sendiri (Baca : Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri) maka kali ini saya ingin menjelaskan mengenai berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mengurus visa schengen (melalui kedutaan Jerman). Jenis visa kunjungan masa tinggal hingga 90 hari.

loading...

Visa kunjungan bisa kunjungan teman atau keluarga jadi yang apply visa menyertakan Verpflichtungserklärung / Declaration of Commitment / Surat undangan atau jaminan dari Jerman.

Walau tidak ada surat undangan, saat ini urus visa turispun tidak susah ko, asal berkas yang dibutukan disiapkan dengan lengkap. Syarat Visa Turis tujuan Jerman klik : Visa Schengen Jerman – Turis .

Berkas yang dibutuhkan untuk mengurus visa schengen melalui kedubes Jerman:

Yang disiapkan mamaku:

Paspor. Minimal masa berlakunya 6 bulan. Kalau punya paspor lama harap dibawa juga karena petugas akan melihat riwayat perjalanan sebelumnya.
Kopi KTP
Foto Biometris berwarna dengan latar belakang putih atau abu-abu muda, ukuran 3,5cm x 4,5 cm. Wajah harus sebesar 80% dari ukuran foto. 1 foto ditempel di formulir permohonan visa sebelah kanan atas dan 1 foto disisipkan.

Contoh Foto Biometris bisa lihat di (klik): https://www.bundesdruckerei.de/sites/default/files/sample_photos_for_id-documents.pdf

Mama bikin foto biometris di Jalan Haji Agus Salim, Menteng Jakarta Pusat. Pokoknya dekat Gondangdia dan Sarinah. Di lokasi tersebut banyak studio foto untuk berbagai kedutaan.

Baca juga: Macam-macam Asuransi Perjalanan ke Negara Schengen

Asuransi Perjalanan (Asuransi kesehatan perjalanan). Jumlah pertanggungan harus minimal 30.000,- Euro berlaku di wilayah Schengen. Polis berlaku selama ybs melakukan perjalanan. Mama saya akan tinggal di Jerman selama 90 hari, kami beli polis asuransi AXA. Travel tempat beli asuransi menyarankan lebih baik beli polis yang berlaku 1 tahun karena harganya lebih murah, yakni 135 USD, sedangkan asuransi yang berlaku 90 hari saja harganya 160 USD. Hanya kopiannya yang disertakan di berkas apply visa, aslinya pegang dan diperlihatkan saja ketika wawancara.

Tujuan perjalanan. Keterangan mengenai tujuan perjalanan harus ditunjukkan dengan berkas-berkas yang sesuai, terutama:
I. Untuk kunjungan keluarga atau saudara: Bukti hubungan keluarga : Akte lahir, akte nikah atau buku nikah, kartu keluarga.
II. Untuk kunjungan kerabat / teman: Petunjuk mengenai hubungan kekerabatan atau pertemanan: Surat menyurat antara pemohon dengan pengundang Keterangan mengenai lamanya atau jenis pertemanan (melalui telefon, keterangan mengenai pertemuan dll).

Untuk hal ini saya memberikan kopi akte nikah saya untuk mama sertakan dalam berkas visanya. Sebagai pengundang adalah Frank suamiku. Mama kalau tidak salah bawa kartu keluarga juga, jadi tertera saya sebagai anaknya yang menikah dengan wn. Jerman.

Reservasi tiket pesawat yang belum dibayar. Sudah beli tiket dari Januari 2014 padahal berangkatnya Juli. Riskan banget kan kalau visa tidak disetujui, repott ngurus tuh tiket, Puji Tuhan sih visa mama disetujui. Soalnya kalau beli tiket dekat tanggal keberangkatan ya mahal banget! 😀 .
Foto kopian rekening tabungan 3 bulan terakhir. Sebenarnya kalau sudah ada surat jaminan dari Jerman (Verpflichtungserklärung) tidak butuh lagi rek tabungan mama, ya disiapkan saja daripada di tanya petugas “mau ke luar negeri ko tidak punya duit???” saya pernah nguping ada petugas nyindir begitu .
Surat keterangan kerja dengan keterangan gaji (asli dan fotokopi). Mama tidak menyertakan ini karena statusnya ibu rumah tangga.
Bukti aset tidak bergerak (sertifikat rumah). Kalau punya bawa saja sebaga bukti pendukung finansial.
Mengisi formulir Visa Schengen Jerman http://www.jakarta.diplo.de/contentblob/4004566/Daten/3547935/C0__Formulir_Pemohonan.pdf

Jika linknya patah/tidak berfungsi. Silakan masuk ke :
http://www.jakarta.diplo.de
• Pilih bahasa Indonesia (lihat bagian atas tengah)
• Ketentuan-ketentuan Visa (lihat sisi kiri)
• Pilih visa yang Anda inginkan (lihat sisi kiri)

loading...

Berkas yang disiapkan pihak pengundang di Jerman (jenis visa kunjungan):

untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

About these ads
loading...

97 thoughts on “Panduan Mengurus Visa Schengen Kedutaan Jerman

  1. Tarita Rickzantia

    Hallo. Ada yang tahu cara buat rebook new appointment? Tanggal 27 Oktober 2016 saya ke Kedutaan, dan Front Officer di Loket nya bilang kalau pengajuan visanya terlalu cepat untuk penerbangan 1 Februari 2016. Sampai sekarang saya mencoba rebook tapi tidak bisa, sistem bilang data saya masih tersimpan di sistem dengan appointment yang berbeda. Saya coba canceled appointment yang tanggal 27 Oktober kemarin, pertama sistem nya bilang bisa cancel/rebook setelah tanggal 28, saya rebooked tanggal 29 masih ga bisa dengan alasan yang sama. Saya coba canceled lagi appointment yang tanggal 27 Oktober nya, sistemnya malah bilang bisa cancel/rebook setelah tanggal 30. Tanggal 29 Oktober saya coba canceled lagi, malah mundur lagi bisa cancel/rebook nya tanggal 31. Mohon info nya ya kalau ada yang tahu nanganin hal ini. Saya telepon Kedutaan ga diangkat-angkat 🙁 Terima kasih..

    1. Tarita Rickzantia

      Maksudnya di atas berangkat tanggal 1 Februari 2017

    2. Hai Tarita bisa email kedutaan bagian visa https://jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/Kontakt.html kalau link ini patah silakan masuk ke web kedutaannya, lihat bagian atas tengah, klik “kontak” pilih alamat kontak “kontak bagian visa” .

  2. vivi

    hi guys,

    sekedar mau sharing pengalaman saya mengenai apply visa schengen di Kantor Konsul Kehormatan Republik Federal Jerman yang ada di Bali tepatnya di Sanur. Awalnya saya fikir saya harus ke Jakarta untuk apply visa, tapi Alhamdulilah ada kemudahan untuk mengurusnya di Bali (karena saya berdomisili di Bali).

    Well, cerita dari awal yah, untuk buat janji di Kantor Konsul yang ada di Bali hanya cukup daftar by phone sehari sebelum datangnya aja, terus dibuatkan waktu nya untuk datang di kemudian harinya. Simple kok…

    Waktu itu saya dibuatkan janji jam 9 datang dan saya datang jam 9 tepat. Dengan di temani pacar saya orang Jerman yang mengundang saya. (yah siapa tau aja di permudah kalau bawa orang Jerman nya lansung…hahaha).
    Oiya, sebelumnya biar kalian clear tujuan saya ke Jerman adalah untuk mengunjungi keluarga pacar saya disana. Kami sudah berpacaran 2 tahun dan selama 2 tahun dia tinggal di Indonesia juga bersama saya.
    So,lanjut lagi… dengan perbekalan yang lengkap. Yang saya bawa yaitu :
    – Tiket pesawat PP yang sudah di bayar (walaupun gak ada jaminan visa bakal diterima kalau ada tiket PP) tapi yah kita nekat aja deh beli tiket pesawat PP (Plan B nya kalau visa di tolak yah palingan stay di Turkey aja).
    – Travel Insurance (saya pakai Allianz Travel Pro untuk 43 hari, pertanggungan $50.000, saya beli di agent sebesar $70).
    – Surat Sponsor dari ayah pacar saya yang menyatakan saya akan tinggal di rumahnya. Jadi gak perlu bukti reservasi hotel.
    – Passport pastinya, pastikan passpornya masih berlaku 6 bulan ke depan.
    – Form apply online yang diisi sebelumnya, yang ada barcode nya itu juga di bawa
    – Foto 3,5cm x 4,5cm
    – Surat keterangan dari kampus saya, karena saya belum bekerja.
    – Bukti Keuangan, di tabungan saya hanya punya 36 jt dan itupun hasil dari tabungan yang menggelembung.
    – FC Kredit Card, bagian depannya aja yang di fotocopy dan bawa aslinya juga.
    – Itinerary mau kemana aja selama dalam wilayah Schengen.
    – Surat dari Orang Tua saya yang isi nya beliau akan membayari perjalanan saya (karena saya belum bekerja dan gak ada slip Gaji)

    So, dengan perlengkapan tersebut saya datang ke kantor Konsul Jerman.
    Setelah di periksa security, isi buku tamudan barang dititipkan di loker kami dipersilahkan masuk.
    Hari itu ibu ibu yang periksa dokumen saya dengan sangat teliti, jantung sampe deg deg an selama pemeriksaan kelengkapan dokumen.
    Sampe akhirnya dia menemukan ada yang salah dengan Student Certificate di tanggal nya yang saya coret2. Terus dia bilang ini ada yang baru gak? Ada, tapi saya harus ke kampus sekarang bu, untuk minta yang baru. Yah udah sana ke Kampus minta yang baru. Untung aja jarak dari Kantor Konsul ke kampus saya cuma 20 menit jadi saya bisa minta salinan yang baru di kampus saya.
    Oiya ini lupa, tolong kamu juga foto ulang yah, karena fotonya pake kontak lense jadi gak bisa masuk system, dan cepetan yah karena jam 11 kita sudah tutup kata si ibu barusan.
    lansung lah saya ngacir ke studio foto dan kampus untuk ambil surat baru.Cuma butuh 1 jam untuk balik lagi.
    Dan dengan ngos ngosan karena panas dan saya naik motor waktu itu.Diperiksa lagi dokumen saya. Lalu gak lama baru deh ambil sidik jari dan rasanya leugaaaaaa!!!! Gak lama di kasih lembar pembayaran. Cilakaaa lagi karena ternyata ada BIAYA TAMBAHAN kalau apply visa di konsulat sebesar 30 EURO untuk pengiriman berkas ke Jakarta katanya. OK saya harus ke ATM lagi untuk ambil uang.Dan balik lagi.
    dan hari itu gak ada sedikit pun pertanyaan tentang tujuan apa ke Jerman dll.
    lalu setelah semua selesai saya di suruh telpon ke nomor yang ada di lembar pembayaran dalam waktu 2 minggu ke depan untuk ambil paspportnya.

    tik tok…. tikk tokkk…

    menunggu itu gak enak loh, apalagi galau karena urusan visa. Susah makan susah tidur (awalnya….) tapi yah udah lah saya pasrah gimanapun hasil nanti di tolak atau di terima visa saya.

    Dan………………….
    Akhirnya………….

    Tepat 2 minggu setelah saya apply visa nya, saya memberanikan diri menelpon ke Kantor Konsul menanyakan apa sudah selesai?
    Yang di telpon bilang, iya sudah selesai bisa di ambil passport nya.
    waduhhh?? Passport?
    Maksudnya?? ini di terima gak yah??
    lansung aja saya mandi dan pergi ke kantor Konsul Jerman. Sepanjang perjalanan galau banget… deg deg an, nervous.
    Sampe akhirnya tiba di kantor Konsul Jerman, dan menyerahkan lembar pembayarannya. dan………..
    taraaaaaa!!!!!

    VISA SCHENGEN GRANTED !!! Sticker indah berwarna dengan warna menghiasi lembar pasport saya.

    seketika lansung berasa terbang ke awang awang saking senengnya…
    YIPPPPIIEEEE…. Europeee… im coming!!!

    Pelajarannya adalah :
    – Jangan takut, jangan galau, nekat aja emang sih gak enak banget nunggu visa nya, tapi selama dokumen kamu lengkap sesuai dengan yang mereka minta di website nya, dan kamu bisa ngeyakinin orang kedutaan kalau kamu bakal balik lagi ke Indonesia. JANGAN NYERAH !!

    – Siapin uang lebih kalau kamu apply visa nya dari Kantor Konsul Jerman yang ada di Surabaya & Bali. They will charge you extra 30 EURO.

    – JUJUR aja, apa adanya kalau belum kerja yah jangan di paksain ada surat kerja dengan bikin boongan, karena mereka bakal double check dan nelpon ke kantor nya mastiin kalau kamu masih berstatus kerja disana, kalau iyaaaa??? kalau ternyata surat nya boongan ??? celakaaaa!!!

    – Buku Tabungan, jangan keliatan kalau menggelembung tiba2, mereka bisa tau loh itu.

    – Foto jangan pakai softlense. Kecuali kalau kamu emang rela di suruh foto ulang lagi kaya saya. haha…

    – Pertimbangan kenapa mereka meng approve visa saya adalah karena PP saya bersama dengan pacar saya yang orang Jerman (mungkin…..)

    – Berdoa, kalau sudah lakuin sebaik2 nya serahkan semua ama tuhan kalau ini memang jodoh kamu untuk visit Europe.Kalau gak yah jangan putus asa coba lagi ya 🙂

    Buat kalian yang mau apply visa Schengen melalui kedutaan Jerman, sebaiknya cek ulang kelengkapan dokumennya biar gak bolak balik.

    Terima kasih yah buat yang punya blog ini, sebelum apply saya baca ini, dengan blog ini saya cukup terbantu.

    kalau ada yang mau bertanya seputar visa schengen, feel free to send me an email : usoetoro@gmail.com

    salam from pulau Dewata

    EUROPE im COMING !!!!!!
    SEE YOU GUYS !!

    1. Dear Vivi, terima kasih sudah berbagi pengalamanmu, semoga berguna buat mereka yang apply visa schengen via kedubes Jerman. Oh ya kalau bawa pacar saat wawancara juga ga ngaruh sih, pernah ada yg ngamuk2 di Jakarta krn visanya di tolak walaupun sdh bawa pacarnya. Klo memang dokumen ga lengkap ya tetap aja pacar ga bisa jadi pendukung.

      Selamat berlibur yaa 🙂 .

  3. Robbie

    Halo semua, saya new comer disini. Saya ingin berbagi pengalaman ngurus visa di Jerman. Meski saya cowok, mungkin ada sedikit berguna. Pengalaman pertama ngurus visa Jerman tahun 2007 kemudian terus berlanjut tiap tahun hingga yang terakhir tahun 2014 kemarin (jadi udah koleksi 8 visa).
    Sedikit catatan buat Echi yg ditolak visanya, saat wawancara dan ditanya ada tujuan lain, mungkin seharusnya bilang tidak ada (saya selalu katakan hal itu, meski kelak ada rencana dadakan di Jerman)
    Kalau ada pertanyaan lain bisa kontak saya. Tks.

    1. echi

      Hai Robby salam kenal, Boleh minnta alamat emailnya?
      Terima kasih 🙂

  4. Tika

    Alo,mbak Nella

    Mau nanya lagi nih mbk saya kan baru dtg tgl 5 Feb kemarin dr Jerman , visa saya kan berlaku nya sampai tanggal 4 Feb cm kemarin pas di Bandara ada masalah ma pesawatnya jadi kepulanganku tertunda 1 hari trs waktu di imigrasi check saya ditanya ini visanya udah expired kemarin , lalu saya tunjukin tiket saya yg sudah diganti oleh pihak bandara dan tidak ada masalah lagi. Yg jd pertanyaan saya kan saya mau ajuin Visa lagi bulan 4 ini untuk keberangkatan bulan 6 apa saya juga harus menunjukkan tiket saya yang diganti oleh pihak bandara pas mengajukan visa lagi. trs sy ingin menanyakan untuk visa yg kedua kemarin sy ajuin dr tanggal 22 Desember – 5 Februari lalu saya berencana berangkat kembali tgl 22 Juni – 22 Agustus, Kira2 bisa ngga ya dapetin visanya soalnya kan visa Schengen berlaku 90 hari selama kurun waktu 6 bulan untuk kasus saya ini ga sampai 6 bulan mbak. Info ya mbak pleasee.Ini pengajuan visa saya yg ke 3 mbk dalam selama 2014-2015

    1. Hai Tika kalau belum 6 bulan biasanya dikasih masa tinggal kurang dari 90 hari.

  5. hany

    halo mbak nella, ini hany yang komen super panjang itu, anyway thanks banget ya udah dijawab pertannyaan segudang ku, 😀 . oh ya mbak nella, baca dari pengalaman echi, aku jadi takut kalo mau bilang di undang pacar :(, tp kalo bohong trus ketauan lebih parah lg. trus yang jagan bilang itu rumah orang tua pacar ku, emang kenapa mbak nella?. satu lagi ni, kalo aku bilang ini pacar ku yg mengundang, aku tulis apa ya di surat keterangan kerja? masa aku tulis,” will visiting germany to meet her boyfriend, the family and holiday” :o, haha lucu juga ya kalo surat keterangan kerja ku bunyinya kaya gitu, , tp kalo di tulis ” friends” jd ga sama donk..

    1. Adhyt

      Hallo Hany , hallo Emaknya Benjamin .. aku mau sharing pengalaman aja nih, aku baru dapet visa schengen aku beberapa hari yang lalu. Oh ya makasih juga blog ini banyak membantu. hehe.
      Aku ngurus visa kunjungan ke jerman (berkunjung ke rumah pacar).
      Dulu dia pernah tinggal jadi voulenteer di Indo. dan Orang Tuanya pernah berkunjung juga, dan kali ini ayahnya yg jadi sponsor aku. Jadi pas ngurus visa nya ditanyain gimana ceritanya kenal sama pihak sponsornya.
      Aku juga kasih lampiran fc buku tabungan, terus nulis surat pernyataan kalau bekerja (Wiraswasta) dan kalau bakal pulang lagi sesuai tiket nya, dan surat undangan tidak resmi dari pihak sponsor utk kedutaan yang menyatakan kalau aku bener-bener di sponsori dan dapat tempat tinggal. gitu pengalaman ku mengurus visa. dan untungnya ga ditanyain hubungannya apa dengan anak dari pihak sponsor . hehehe

      regrads.

      Adhyt

      1. hany

        wahh selamat yaa.. sayang banget ya ortu pacar ku blm pernah ke indo >,<, jadi mau ga mau ya pacar ku aja yang lebih afdol untuk mengundang, oh ya km berapa lama berkunjung kesana?

        1. Adhyt

          iya terima kasih. Wah iya sih, tapi yang penting dalam wawancara visa harus lebih meyakinkan kalau pasti pulang. Soalnya waktu itu petugasnya bilang, “sering perempuan indonesia yang engga balik pulang” (nikah, betah dll) hehe.. gatau kenapa pemerintah Indo takut banget kalo warganya engga balik pulang.
          Rencana kurang lebih 61 hari (akhir maret sampai akhir mei). Lumayan lamaaa hehe..

          1. hany

            hallo adhyt.. aku boleh minta email km.. thanks.. 🙂

      2. Tika

        Hi, adhyt bisa minta alamat email kamu ? Thank you

        1. Adhyt

          maaf semua, baru bales ya. iya boleh adhyt_cross@yahoo.com

  6. Ade

    Hi mbak.., mo nanya nih..,saya jg mo ngundang mamaku ke jerman. Nah mengenai asuransi itu msh bingung nih.., apa perlu jg buat asuransi walau kita udah buat verplichtungserklärung? Kalau iya, gmn caranya buat dapatin itu asuransi? Makasih yooo

    1. Verplichtungserklärung itu sponsor = penjamin keuangan selama pembuat visa berada di LN. Sedangkan asuransi diperlukan kalau selama berada di LN ybs sakit atau masuk rumah sakit akan ditanggung asuransi. Asuransinya bisa beli di Indonesia atau di Jerman yg penting pertanggungannya 30.000 euro . Coba tanya agen perjalanan, banyak ko pilihannya. Kalau mama saya gunakan axa.

  7. chusnu

    hai mb nell, pakabar? mb aku mau nanya nih soal surat jaminan/undangan. ada masa berlakunya ga sih? soalnya, surat jaminanku itu dibuat bulan oktober 2014 sebenarnya untuk keberangkatan bulan Desember 2014, tapi tertunda karena waktu itu lolos beberapa tes CPNS sekarang tinggal tunggu hasilnya, hanya saja setelah berpikir panjang aku memutuskan untuk memilih tetap pergi ke Jerman, dan rencananya bulan Februari 2015 ini mau berangkat, pertanyaannya apakah surat undangan /jaminan itu masih berlaku? ataukah harus bikin yang baru, makasih mba nell

    1. Hai Chusnu, setau saya ga ada masa berlakunya. Cuma ko sayang ya klo bikin baru lagi 25 euro loh. Coba apply visanya kalau diminta yang baru kasih tahu alasanya kenapa baru sekarang digunakan. Misalnya petugas visa minta yang baru ya barulah bikin lagi.

  8. echi

    Hai makasih ya sudah replay comentku…
    Iya nih aku masih tunggu dengan sabar kabar dari pihak embassy nya, karena aku sudah melengkapi document yg menyatakan aku akan kembali lagi. Mungkin karena aku mengajukan ijin tinggal 90 hari ya jd lama proses bandingnya :'(
    Met holiday ya dan salam manis buat kak Nella yg sudah sabar sll replay coment ku 🙂

    Best Regards,
    Echi

    1. hany

      hi echi, salam kenal, gimna proses visa km? apakah udah di approve setelah banding?

      kira2 apa alesan visa km ditolak? thanks

      1. echi

        Hai….
        Banding visaku belum di approved smp detik ini :'(
        Kemarin krn takut ga kembali, trs aku beri pernyataan yg menguatkan akan kembali dari pihak aku dan pacarku. Terus kemarin sekitar 2 minggu lalu dipertanyakan soal uang yg ada di rekeningku dr mana asalnya, lalu aku beri penjelasan dari mana sumber dana. Aku kirimmelalui email, slip gaji dan surat keterangan usaha.
        Dan sekitar 6 harian lalu pacarku kirim email menanyakan bagaimana proses visaku. Hanya di jawab masih dalam progres. Dan tdk di pastikan akan di approve. Karena asuransi ku di sana sdh habis masa aktifnya :'(
        Kemarin sekitar 3 hari lalu aku kirim email menanyakan visaku sampai skrg tdk ada replay. Sudah 3 bln 5 hari visaku blm jelas :'( :'(

        1. Hai Echi, kalau proses banding, visa di kedutaan atau di km?. Kenapa ga coba masuk lewat negara lain misal Belanda dg visa turis saja. Utk tempat tinggal booking hotel saja, kan ada yg free cancelation, stl visa keluar bisa cancel. Masa tinggal juga jangan terlalu lama, jangan sampai 3 bulan. Misal 2-3 minggu saja dulu. Visa berikutnya baru tinggal lebih lam.

        2. hany

          ikut sedih dengernya.. tp aku doain semoga visa km di approve ya, anyway, boleh tau ga, rencana keberangkatan km ke jerman kapan?, oh ya echi.. apa ini gara2 pacar yang mengundang.. aku mau ke jerman juga atas undangan pacar n keluarganya sih.. :(, kalo status pekerjan km punya usaha atau karyawan ya? , kalo karyawan pernah sih baca komentar di blog2 gitu, kalo kunjungan 3 bulan yang mana atas nama cuti cukup di bikin ribet.. karna biasanya cuti 3 bulan buatt cuti hamil.. hanya beberapa perusahaan yg special aja sih yg bakal kasih cuti 3 bulan buat holiday, contohnya perusahaan dimana aku kerja sebenernya bebas aja kalo cuti 3 bulan buat holiday, tp lg2 embassy mungkin bisa juga ga percaya :(, tp tetep semangat ya..!

          1. echi

            Haiiii 🙂
            @ Kak Nella, hai kakak apa kbrmu and family?? :* iya kak kl seandainya nt tdk di approved aku coba masuk lewatnegara lain. Tp kalau lebih lama di Jerman bagaimana kak, mohon panduan lg ya kak 🙂
            Aku yg mengajukan banding ke kedutaan kak dg menulis surat keberatan dan melampirkan keterangan akan kembali ke Indo dr pihak akudan pacarku. Karena di surat penolakankutertulis di khawatirkan tdk kembali.
            @Hanny, seharusnya bln oktober kmrn tp smp saat ini blm krn visaku blm di approved. Aku karyawan swasta dan 5 thn blm ambil cuti makanya saat ini di ijinkan cuti 3 bln dan aku punya usaha rumah makan. Aku atas undangan dr pacarku dan mamanya. Tp kemarin yg bareng aku mengajukan visa, dia yg undang teman karib dan posisi temannya punya penghasilan yg baik dan dia sendiripunp punya usaha dan kerja di tabungannya jg lumayan byk diatas 100jt. Dan mengajukan visa 1 1/2 bulan tp langsung di tolak jg 🙁
            Makanya suka bingung dg kedutaan 🙁

          2. hany

            waw, bikin aku takut ngajuin di kedutaan jerman :(, oh ya aku mau tau apa pacar km pernah ke indo visit km? trus km lampirin bukti surat menyurat or skype history pas awal apply visa ga? and juga udah lampirin personal invitation lettter yang cowo km bikin (dibikin dg dua versi bahasa indo and jerman)?, kok bisa serumit itu ya.. 🙁

          3. Vynn

            halo kak Echi, Kak Nella dan semuanya..

            Aku juga lagi dalam proses banding lama banget dari 18 Desember kemarin, dan yang parahnya gak jelas banget keputusannya apa. ditelp susah, ditunggu emailnya ga dibales2.
            terakhir bisa di telp, dibilang mau ditolak tapi tunggu email dr kedutaan, which is sudah 2 hari ini ditunggu dan gak ada. parahnya aku sudah beli tiket PP pula yang besok harusnya sudah berangkat. huhuhu sedih banget.
            Padahal alasannya udah kuat banget aku bakal balik lagi, sampe mereka minta apa kami kasih tapi kayak PHP banget. huhuhu

          4. ga masalah lebih lama di Jerman ko yg penting semoga visanya dapat ya Chi 😉 .

  9. echi

    Hai saenab salam kenal…
    Senangnya sudah dapat visa…. Aku belum dapat visaku setelah mengajukan banding dr tanggal 28 oktober sampai sekarang dan saya email ke embassy hanya di infokan msh dalam proses :'(
    Jadi ga semangat nih…. :'(
    Salam ya buat Kak Nella nanti disana…
    Best Regards,
    Echi

    1. Saenab

      Hi Echi. Salam Kenal Jg 🙂
      Iya, Alhamdulillah Sudah Dapet Visanya.
      Wkt itu Alasan penolakan Visaku Karna Salah Paham Dr Pihak Petugas yg wawancara aja, Antara Lain:
      -keterangan soal tempat tinggal
      -Apa tujuannya
      -Kapan Kembali ke tanah air.
      Soalnya Semua Dokumenku Lengkap sesuai apa yg di Tulis Nella di Atas.. Dan Mungkin visaku di Approve krn aku Kesana hanya 14 hr saja.
      Semoga Echi Akan segera Mendapat Respon Baik dr Pihak Embassy jkt ya, Amiiiin.. 🙂

      Warm Regard.
      Saenab

  10. Saenab

    Hi Nella, Permisi, aku mampir Lagi 🙂
    Mau Bagi Cerita Soal Penolakan Visaku Di 12 Nov kemaren, yg aku ajukan Banding dan surat RemonstrationTgl 24 Nov Melalui Email Ke Embassy German Jkt. dan Ternyata mendapat Respon yg sangat Baik dari Pihak Mereka, Tgl 4 Des aku disuruh dateng dan Langsung Di Tempek Visa di Pasportku.. Hanya Menunggu 30 menit saja.. Saat namaku di panggil si petugas, jantung debar2 lagi, tp si petugas ngasih pasport dengan Senyum Manis :D.. Langsung aku buka pasport dan Wow…!! Visa sudah menempel…
    So, aku Jadi Ke Jerman Nel, Semoga bisa n sempet bertemu denganmu..
    Aku boleh minta Alamat Email atau kontakmu? Biar pas di sana nanti kita bisa kontek2..(Berharap!! 🙂
    Skali lagi, Terima Kasih Banyak Sudah menjadi Motivator Untuk org2 yg ingin Mengajukan Visa Jerman, Dan Terima Kasih Untuk Semua Saran Dan Info yg Sangat Akurat tentang semua Persiapan sebelum mengajukan Visa.

    God Bless You n Family.

    Warm Regard 🙂
    Saenab.

    1. Hi Saenab, aku deg2an baca komen awalmu ini hehe. Thanks God ya akhirnya visamu disetujui 🙂 .
      Ntar aku email ya, pengen nanya2 bgm proses banding visa.

    2. ahmad

      hallo salam kenal saenab, saya ahmad, bisa minta alamat emailnya? saya mau nanya mengenai proses aju banding visa nih, thx a lot

  11. alwin mamuaja

    Hallo…salam kenal yah…..qt rencana mengungjungi Jerman dan bbrp negara Eropa….sudaraku mo berobat…saya dipanggil menemani…tapi kayaknya prosesx ribet banget..

    1. Kalau hanya kunjungan singkat rasa saya tidak sulit ko, asal surat-suratnya lengkap.

  12. saenab

    Hello mba Nel. Mau numpang nanya juga nih, saya juga ada rencana ke german, untuk kunjungan teman di Sebuah Desa disana, nama desanya SPEYER.. Yg ingin saya tau, Kira2 Akan di Approvekah Visa saya Jika hanya mengandalkan Surat Sponsor dr teman saya Di SPEYER tsbt.. Berkas2 yg lain saya sdh ada, antara Lain:
    -Formulir Pemohonan (Sudah ditempel pas photo di kanan atas)
    -Paspor (Baru saja saya perpanjang 10okt)
    -Bukti Pembelian Tiket (Pergi-Pulang)
    -Bukti Pembelian Asuransi
    -Dan Terakhir Surat Sponsor saya Baru Saja Tiba hr ini, tgl 5Nov 🙂
    Demikian adanya dokumen yg saya punya Mba Nel :D.. dan saya tidak punya slip gaji krn pekerjaan saya hanya Freelence, dan Tabungan ngga tetap, kadang ada kadang ngga ada :D.
    Jadi Kira2, Bisakah Permohonan saya di approve.?

    Terima Kasih.

    Salam
    Saenab.

    1. Hai Saenab, walau ada surat sponsor (verpflichtungserklärung) tidak menjamin visa disetujui. Semuanya tergantung petugas yg mewawancarai.
      Bbrp waktu lalu ada yg komentar juga, dpt surat sponsor dr pacar, visanya ditolak. Petugasnya bilang dikuatirkan ybs tidak akan kembali ke tanah air. Surat keterangan kerja pun tanpa tgl kapan kembali ke tanah air, makanya ybs akan coba maju lagi dengan melengkapi berkas lainnya.

      Walau ada surat sponsor, kita harus siapkan juga bukti tabungan 3 bulan terakhir. Krn kadang ada petugas yg nanya “jalan2 ko tidak punya tabungan?”.
      Ketika wawancara harus bisa meyakinkan petugas klo kita akan kembali ke tanah air.

      1. saenab

        Makasih banyak mba Nel udh Replied..
        hahaha … iya mba Nel.. kan sdh ada Bukti Tiket PP (Brangkat 29Des-Kembali 12Jan)
        itu jg ngga jd jaminan ya mba? hahahaa.. tetep ya bakal dibilangin “Jalan2 koq gak Modal” 😀
        wong kita emang di suruh nengok temen disana mba… ada2 aja sih officer di Embassy tuh… hahaha…
        ok mba, balik lg, Kira2 Bukti Tiket ini jg ngga ngejamin ya..?
        Makasih lg Sebelumnya

        1. Nah bagus sih sudah beli tiket, berarti pasti pulang ke tanah air dong ya 😉 .
          Pokoknya klo wawancara jawabnya mantap jangan ragu2 ya, termasuk klo ditanya “visa belum dapat kenapa sudah beli tiket?”,
          namanya petugas kadang ada aja yg reseh loh hehe. Yang penting berpikiran positif dululah ya 🙂 .

          Wah bakalan datang pas musim dingin, siap2 jaket tebal 😀 semoga thn ini salju turun 😉 .

          1. saenab

            Siaaaaaap Laksanakan Mba Nella Yang Baik Hati, Slalu Menyempatkan untuk memberikan Jawaban n Advice yg bikin Ati Adem…:D
            Saya Jd merasa Lega Dan Terdorong untuk Bisa menghadapi wawancara dr petugas2 Embassy nya mba… secara sempat ILFILL pas baca Kisah2 bbrp org yg mau ngurus Visa.. hahahahaaa… maklum, Pertama Kali Buat saya nih mba.. jd saya Googling Kejadian2 apa aja saat mengajukan Visa… ternyata begitu banyak Ragam juga ya, ngga segampang yg dikira.. hehee…:)
            oh iya mba Nel, sblmnya aku udh pernah ke Belgia, Blanda dan German jg mba, Thn 2008 agustus untuk perform dgn bandku di acara 17-an wkt itu, dan terakhir thn Baruan jg di undang sama Bpk Duta Besarnya Lagi… tp kan wkt itu di urusin Visanya ama Org Kedutaan jd tinggal bawa badan doang :D.
            Nah, Kemaren saya Sempatkan diri untuk membaca Kisah Perjalanan Omanya Benjamin.. hahahahaa… seru juga ya, nah ini akan terjadi jg dgn saya seandainya nanti Visa saya di Approve..Amiiiiin.. 😀
            Btw, wkt dulu brangkat kesana kan sama rombongan, segitu pun msh suka bingung2 nyari Pintu chek innya pas Transit di Singapur hahahahaaa… hmmm kyknya aku jg kudu banyak nanya2 org sepesawat yg duduk seblahku ya mba, Biar bisa ada Temen… hahahahaa… eh, knp aku jd Ikutan Curcol yak… hihihihi :D..
            Anyway, Terima Kasih Banyak skali lg mba Nella sdh sangat memberi inspirasi ke saya, semangat n be Positif aja terus ya mba… Istilah anak skrg “PEDEEE AJA LAGEE”!! masa kalah ama officer2 Visa German… Yuuuuukk… kita Hadapi Mereka…
            Dan Pasti saya akan Kbrkan Ke mba Nella, apa Hasilnya, Btw, Appointmen saya Rabu Tgl 12 Nov Besok mba,,, Doakan Saya ya mba… 😉

            Salam Manis n Sun Perkenalan Sayang Buat Benjamin Yg Ganteng n Lucu…
            Saenab.
            :-*

          2. Wah berarti sdh banyak pengalaman jalan2 ke LN ya 😀 . Oh ya di Speyer ada museum tehnik, klo belum pernah kesana mampir deh http://speyer.technik-museum.de
            Klo sdh keluar visanya kabarin ya, berbagi kebahagian denganku hehe.

          3. helloo Nella, Saya Udah selesai pengurusan pengajuan Visa..
            dan Hasilnya Sangat Menyedihkan, Visa Ditolak!! 🙁
            alasannya:
            1. Tidak jelas Tujuan, dan Pekerjaannya ngga jelas/ membingungkan.
            2. tidak jelas tempat tinggal
            3. tidak jelas kapan akan kembali..

            ngomong2, cerita dikit nih kronologisnya.. 😀
            Appointmentku tgl 12.11.2014 jam 8:45-9:00
            Saya udah TKP jam 8:00, langsung nunjukin lembaran appointment ke satpam, n disuruh masuk.
            Saya langsung ke atas, dan 10 menit kemudian namaku dipanggil.
            petugas yg wawancara Laki2. Dan Orgnya RAMAH~SANTAI~FLAT(No Expression).. 😀
            semua dokument Saya serahkan, dan disuruh duduk Kembali.
            3 menit kemudian dipanggil lg… dan ini percakapan wawancaranya:
            PETUGAS: yang undang Teman atau Pacar?
            SAYA : Teman Lama
            PETUGAS: Disana Tinggal Dimana?
            SAYA : Di rumah Teman Saya Itu, yang Undang..
            PETUGAS: Apa Tujuannya Kesana?
            SAYA : Kunjungan Teman Skalian Mau Liburan.
            PETUGAS: Anda Kerja Dimana?
            SAYA : Penyanyi.
            PETUGAS: Ada Pekerjaan Lain?
            SAYA : Saya Juga Make-up Artist. tapi hanya di wkt2 tertentu, karena sering bentrok dgn jadwal manggung saya, jadi saya lebih memilih Nyanyi drpd Merias jika ada jadwal bentrok.
            PETUGAS: Anda Yakin akan kembali?
            SAYA : Pasti.. Jadwal kerja saya sudah menanti setelah kepulangan saya nanti, dan anak2 saya juga Menanti saya.
            PETUGAS: Apakan Anda punya tujuan Lain?
            SAYA : Mungkin saya akan Berkunjung ke Tempat Ibu Teman saya, Beliau adalah Instruktur Tari, Dan saat di Belgia saya pernah diundang untuk perform music dan tari, skalian pengen kenal ibunya, karena mungkin Beliau bisa mengundang saya juga untuk Perform disana dengan Group saya yg wkt itu tampil di Belgia.

            demikian Wawancara Saya dgn Petugas. kalau Di pikir. kan Jelas ya, dimana saya tinggal, dan apa pekerjaan saya, serta tujuan saya juga jelas. Tp saya ngga tau juga, apa yg Petugas Tulis di kertas pas kami wawancara, krn Beliau menulis jawaban saya dalam bahasa Jerman (saya sedikit menguntit saat wawancara) hihihhi….

            setelah selesai wawancara, kemudian disuruh Finger Print, Bayar 60€ (920rb) dan menunggu 5 menit, kemudian di kasih Lembaran Pembayaran yg tertulis Tgl Pengambilan Pasport (19.11.2014)

            Persis seminggu kemudian saya kesana lg, dgn Hati yg Gak Karuan… hahahahaa… Nervous Dll…
            antrinya panjaaang, di Lembar tertulis Jam 11:00. tp saya sudah berdiri ngantri di depan kedutaan jam 10:30. panjaaaang antiannya hahahhaaa… dan saya berada depan Loket persis jam 11:30.
            pas giliran saya, si petugas bilang “Pasport Ibu Ngga ada disini, coba chek ke atas, di Loket 5”
            saya segera melangkah ke atas, dan Kata petugas Loket 5, “oh maaf Ibu, Belum Selesai… coba Besok Tlv ya sebelum kemari”
            daaaaaaan… pulanglah saya dgn tangan kosong.. dan Hati yg Ngga karu2an juga…

            Besok Paginya 20.11.212 jam 10:00, saya tlv, dan katanya “Silahkan Ibu bisa datang Skrg Jemput PASPORTnya”… Dlm Perjalanan kesana, Saya sudah Tanda Tanya Besar… dan Sangat Feeling, Bahwa Knp Bahasanya “Jemput Pasport, bukam Jemput Visa” hmmm…. Aku Udh Feeling Banget, Ini Pertanda Buruk… Sampai Disana, langsung disuruh ke Loket 5.. Dan….. Petugad memberi saya Pasport Berikut Kertas… 🙁 🙁 🙁 saat mau pengang Pasport, Saya kayak Di Dambar petir!!! hahahahahhaaaa….
            Sambil ngasih Pasport n kertas, si petugas bilang: “Ibu Bisa Mengajukan Banding terhitung hr ini sampai 30 hr kemudian”
            Aku Buka Pasport, Gak Nempel Visa, yg Nempel Cap BIRU tulisannya:

            C Visa DE
            12.11.2014
            Embassy of The Federal
            Republic of Germany
            Jakarta

            Perjalanan Pulang Jd Kayak Sinetron… Netes Air Mata, Tanpa Kata2.. hahhahahaaaaa…..

            Saat sampai Rumah, aku langsung kbrin temenku di speyer, Dia ikutan sedih, dan kami Langsung sepakat untuk coba Banding Lewat email… tepatnya 23.11.2014 (Pagi Tadi)
            Kami Serempak Ngirim Email Bandingnya, Temanku kirim email untuk menjelaskan semua begitupun saya… Semoga Masih Ada Jalan…
            Tapi Untuk saya, Sudah sangat HOPELESS… Tp gpp, saya coba aja, Krn kalo ngga di Coba kan ngga pernah Tau…

            Demikian Dear Nella.. Please, Saya masih Menunggu pencerahan dr Dikau, Ya Mungkin Ada yg Salah saya Lakukan saat wawancara… atau apa opini dari kamu…

            Terima Kasih.

            🙂

          4. Halo Saenab baca ceritamu jadi deg-deg an 🙁 . Ko bisa tidak jelas tgl kembali? kan sudah beli tiket pesawat?. Di form aplikasi visa tulis kan tgl kembali ke tanah air?. Apakah km sudah menyertkan bukti rek. tabungan 3 bulan terakhir?.
            Berkas pengundang selain verpflichtungserklärung. Waktu mama saya ngurus visa (suamiku jadi pengundang yg bikin verpflichtungserklärung), saya kirimkan juga kopi paspor suamiku, slip gaji suami 3 bulan terakhir dan kopi surat kontrak rumah, itu semua yang di bawa mamaku pas mengurus visa. Apakah pengundang Saenab juga menyertakan berkas spt yg saya sebut?.

          5. Hey, senengnya rasanyaaa, Nella Langsung Replied..
            Iya, Tiket Malah Sudah E-Ticket Loh, yg beli Temanku itu, entahlah dia bisa Refund atau gimana, tp Saya belum membahas soal itu sama beliau…
            Bukti Rekening Koran Malah yg saya bawa kesana :).
            Sponsor Hanya Ngirim Verpfichtungserklärung aja Nel… Kopi Pasport, Slip gaji n Kopi surat rumahnya ngga.. Karena Beliau Bilang, Itu semua sudah dia bawa ke Kantor Wilayah tempat dia ambil Verplichtungserklärung nya. Jd menurut temanku, knp mesti ngirim itu juga ke saya, toh Pasti Nanti pihak Embassy Jerman di Jkt akan Konfirmasi ke tempat Pemerintahan Wilayah speyer, dan Org Kantor speyer akan menjelaskan semua tentang Dia, krn Syarat2 termasuk 3 point itu sudah dia Kasih semua ke sana..

            sebelum Sponsor kirim surat undangan, saya sudah bilang, bahwa tolong skalian dikirim juga 3 point yg Nella bilang itu, secara saya udah baca semua ya Nel, dr awal Soal Kamu ngurus Visa buat mamamu,,,, Ya Tapi Begitulah pendapat beliau, Ya aku maklum sih.. cara berfikir mereka (Beliau Temanku) kan beda ya..

            bagaimana Menurut Nella…?

          6. Kalau lagi ngurus visa mamaku. Petugasnya bilang masih nunggu jawaban dari Berlin, aku juga heran ko nanya ke Berlin bukannya ke wilayah tempat tinggalku tempat bikin Verpfichtungserklärung nya.

            Coba banding saja, masih kekejar ga dg tgl keberangkatannya?. Klo banding begitu apa harus ngulang bikin janji lagi?, soalnya tadi aku baca postingan satu blogger, bikin visa ternyata semua tgl hingga desember penuh. Ybs dapat yg minggu kedua januari.

          7. hany

            halo saenab and mbak nella, salam kenal ya aku ada beberapa pertanyaan nii

            kayanya kasus saenab sama kaya aku deh, pacar ku mau undang aku ke jerman tp tiap aku minta resident permit and bank statement dia bilang itu udah terwakilkan ke verplichtungserklaerung, dia selalu berpikir kaya temen mbak saenab, duhh :s, trus baiknya waktu di interview bilang pacar aau bohong aja diganti temen, soalnya kalo pacar takut di tolak.. :s , dan ini kira2 dokumen yang mau aku bawa, btw mbak nella and saenab minta tolong di cross check kira2 yang kurang apa, aku deg2an baca komen2 disini.. 🙁

            1.passport ku
            2. foto biometrik 2 lembar,
            3. form visa yg udh diisi
            4. asuransi perjalanan (ini dibeliin pacar ku dr jerman)
            5. verplichtungserklaerung (btw pacar ku nanya di tempat pembuatan ini berlaku 6 bulan)
            6. foto copy passpor pacar beserta visa indonesia yg menempel disana
            7. surat keterangan kerja pacar (perlu ga sih?)
            8. surat keterangan kerja ku, (apa perlu aku mention tanggal kedatangan dan kepulangan di surat ini?) btw aku pergi kesana 21 hari
            9. slip gaji ku
            10. foto kopi tabungan ku, (uang ku ga banyak sih),
            11. (perlu ga aku lampiran foto kopi buku tabungan pacar ku?), oh ya nih masalahnya gini, pacar ku masih kuliah jd dia kerja pun ga bergaji tinggi karna dia cuman masih magang, sedangkan di keterangan syarat verplichtungserklaerung ada syarat minimal salary pengundang, tp sih kalo tabungan dia lebih dari cukup untuk menangung ku. (thats why aku ragu lampirin tabungan dia, :s)
            12. kalo resident permit apakah harus? (anyway pacar ku masih tinggal sama ortu juga) duh :s ,
            13. reservasi tiket pp, (ga di bayar dulu ga apa2 kan?)
            14. bukti2 pertemanan perlu ga ya? (surat menyurat, or skype history)

            maaf ya panjang banget komennya.. :(, mohon pencerahannya mbak nella and saenab..
            Dankeschön..

          8. Hai Hany, kalau mau bohong bilang status jadi “teman” juga kemungkinan bisa dicurigai, krn temannya cowo, apa iya beneran teman? 😀 .
            lagi mau bikin visa mamaku itu no.7 aku sertakan surat kontrak kerja suamiku. No.8 PENTING sekali harus disertakan (sebutkan tgl mulai cuti dan kapan balik kerja), tanpa surat tsb petugas malah curiga km ga akan balik ke tanah air. No. 11 ga perlu, hanya perlu slip gaji pacarmu. No.12 klo ga ditanya petugas anggap aja rumah pacarmu, jangan bilang rumah ortunya. 12. kopi paspor saja. 13. iya bookingan tiket aja. JANGAN beli tiket klo belum ada visa. No.14 simpan aja in case di tanya. Soalnya temanku yg pernah ke belanja, pas di kedutaan disuruh buat essay bgm ketemu pacarnya.

  13. mgs ardi

    hallo mbak.. saya mau tanya nih..
    rencananya saya mau ke jerman dalam
    rangka menghadiri international
    conference yg dilaksanakan oleh PPI
    jerman.. dalam appointment saya harus
    mengisi visa kunjungan atau visa tourist.
    sebab saya sdh terlanjut buat visa
    tourist.. kalau diganti appointmentnya
    ntar waktunya mepet dengan jadwal
    konferensi.. trmksh atas jawabannya
    mbak.

    1. Hai pak Ardi, iya benar visa turis. Kalau visa kunjungan itu untuk mengunjungi teman dan atau keluarga.

  14. echi

    Hai kakak salam kenal ya….
    Kakak aku kan oktober ini mau ke jerman. Dan pacarku sudah buatkan Verpflichtungserklarungan. Selain Verpflichtungserklarung data apalagi dr pihak pengundang yg harus dibawa pada saat interview di ke dutaan Jermannya Kak???
    Kak kl berkenanan bls nya ke echi.riyanti@yahoo.com biar aku bisa tanya tanya lg…
    Terima kasih kakak….

    Best regards,
    Echi

    1. Hai Echi, saya kan sudah jelaskan syarat2nya di tulisan saya loh 😀 . Hayoo budayakan membaca sebelum bertanya 😛 .

      1. echi

        Iya kakak….
        Ja danke kakak 🙂

  15. mala

    Hallo Mbak Nella salam kenal saya mala, beberapa waktu lalu saya juga apply visa di kedutaan jerman lalu saya coba 2x email ke kontak bagian visa tapi belum juga dapet balasan ya jadi deg-degan deh.

    1. Hai Mala, apply visa apa? kalau visa turis yg dulu prosesnya 3 hari sekarang jadi 10 hari. Kalau kita email visa sdh jadi, pengelamanku sih dibalas ya, mungkin visamu belum jadi.

  16. kak kalo mis rekening tabungan 3 bulan terakhir itu bener min 50 jt ya? klo gk ada tp ada jaminan pasti visanya dtrima gk ya kak?

    1. Ga bener tuh 50 juta Win .. tergantung mau berapa lama di LN nya, kalau sebulan ya tinggal kalikan 34 euro per lama kita tinggal.. itu yg harus stand by di rekening kita. Dulu aku pertama kali ke LN di tabungan cuma ada 20 juta, simpan 3 bulan. Visa keluar balikin duit pinjamannya ke bokap :D.

      Kalau ada sponsor/penjamin sebaiknya sertakan juga bukti rekening kita Win, karena aku pernah nguping, ada petugas bilang “jalan-jalan masah ga punya duit?”.

      1. wah nasehatnya keren bgt mbak Nella sempatkapok gaar2 dlu visa Amerika ditolak padahal ada sponsor loh mbak Nella

        1. Mungkin ada berkas yg kurang kali Win, kamu sudah tanya petugasnya ga knapa ditolak?. Coba lagi aja 😉 .

  17. Mbak, mamamu kaya’ bule ya… Cantiiiik !

    1. Hahahaha itu si mama ngecat rambut tiap 2 minggu sekali krn ubanan 😀 .

      1. Bukan rambutnya mbak, tapi raut wajahnya kaya’ bule ☺️ cantiiik

        1. Mamaku senyum2 aja ku bilangin komenmu Cha 😀 .

  18. Pagi mbak.. mau nanya dong.. waktu mbak menikah mbak ngurus apostille nggak mbak? Itu ngurusnya di mana? Mbak mau nanya lagi di german ada nggak sekolah khusus make up artis?soalnya mau banget aku make up artis

  19. Mana ceirta Mama, Neeel? aahahahahahaha cerita dooong tadi kulihat cerita bunga duluan kau ahahaha. NGundang Genetic Nanny nih yeee. pasti seneeeeng itu ompungnya jagain

    1. Hahahha beluummm Ndang ceritnya, hari ini aku mau ke rs, anakku sdh kegedean mau dirrangsang supaya keluar nih 😀 . Doain lancar ya.

  20. 😀 Hurayy.. Selamat Mbak Nelaa.. :3 JERMAN JUARAAA…. Piala Dunia :p hehee..

  21. Wah thanks informasinya Mbak. Masih belum terlaksana nih mau jalan ke Jerman 🙂

    1. Kalau ke Jerman kita kopdaran ya Chris 😉 .

  22. Hahahahaaaa….nanguda kren y nel……bd bhs indonesia aja tp bs nyampe dg slamat ….salam u nanguda y nel….

    1. Salam kembali dari mama ku buat kak Tia 😉 .

      1. Mksi Nel…..eh maw nanya Benyamin ni Nel….bgmn perkembangannya saat ini?

        1. Baik ka, makin banyak gayanya nih Benjamin .. maunnya di gendong melulu 😀 cape gendonge melulu jd ga bisa ngapain2.. kemaren kita bikin ayunan aja di kamar 😉 .

  23. Ah senengnya bisa ketemu mamanya, penasaran ama cerita berikutnya nich 🙂 capcus kak diposting ttg mama nya yg terbang sendirian

    1. Aku pengen cap cis cus tanaman, cerita si mama di skip dulu 😀 .

  24. wah helping bgt infonya mba.. mau ajak mama jg ksini..hehe.. senangnya yg da dtemenin mama.. moga nti dlancarkan persalinannya ya.. dtunggu postingan brktnya mba.. oia mba, klo aq mau tanya2 bisa hub mba kmana ya?mksh mba 🙂

    1. Oohh mbak Mar mau ngundang ortu juga ya 🙂 semoga lancar ya mbak.
      Bisa hub. saya di klik form kontak.

  25. wah ibunya sdh narsis disana… ya…asikkk ya…hebat maminya…. sukses sampai tanpa drama…..

    1. Hehe itu foto2 mamaku 2thn lalu mbak 😀 .
      Mama nyampe hujan melulu nih malas potret2 pas jalan2.

      1. ohhh saya kira itu deh soalnya dah narsis duluan tuh dengan jaket pink nya…btw harga tiket kesana skrg mahal ya mbak?

        1. Naik Lufthansa beli tiket bulan Jnauari 971 usd kalau mepet tgl keberangkatan belinya bisa lebih dari 1.000 usd.

          1. itu PP ya mbak … ?

          2. lebih mahal ke amrik ya 1500an paling murah……… ekh klau euro berarti mirip2 aja kali ya..

  26. ami

    Duh yang lagi senang bertemu dengan mama 😀 Syukur deh kalau mamanya dah nyampe dengan selamat. Ditunggu cerita pengalaman mamanya selanjutnya, berasa deg2an juga yang baca serasa ikut kesana. Nitip salam buat mamanya mbak Nella, sekarang tau kalau wajah cantik mbak Nella diwarisi dari mama 😉

    1. Ntar kusampaikan ya salam sis Ami buat mamaku 😀 .

  27. Aku kapan ya kesana…. wa blm cukup haghaghag

    1. WA 1-2 th dikumpulin cukup deh bro, kan RA tiap bulan cair WA nya 😉 .

  28. Bermanfaat buanget amin amin amin amin…
    Wah tante udah disana dung senang ya nel…?
    ayo ayo bikin lanjutanya keburu lahiran hehe.

    1. Iya Ri, mamaku sdh nyampe hr minggu.
      Semoga aku belum brojol ya 😀 .

      1. Ayo doong mbak nel cerita keseruan perjalanan mama.. alhamdulillah sudah berkumpul dengan selamat yaa

        1. Iya ntar ya mbak Dhira aku ceritain 😀 .

  29. Adel

    nel..aku nunggu postingan berikut nya …pasti seru bgt …secara ortu ku juga gak bs bhs lain selain bhs Indo 🙂 jd kebayang lucu dan serba ketakutan nya mereka ..lol

    1. Hehe iya aku sih ketawa2 aja pas mama cerita. Untungnya ada bbrp yg nolong walau saling ga ngerti bahasanya 😀 .

Leave a Reply