Loddon Lily Bunga Lonceng yang Unik

loading...

Protected by Copyscape Web Plagiarism Check

Sahabat berkebun, sebelumnya saya posting mengenai pengalaman kegagalan saya (Baca : Bunga-bunga Musim Semi yang Gagal), nah kali ini saya perlihatkan yang membuat saya senang, tentunya yang berhasil berbunga dong 😀 . Postingan berikutnya juga akan berupa tanaman (yang berhasil berbunga), yang gagal sudah disatukan ceritanya.

*****

Loddon Lily (Leucojum aestivum) dikenal juga sebai Gravetye Giant Summer snowflake, dalam bahasa Jerman disebut Knotenblumen. Bunga ini termasuk dalam keluarga Amaryllidaceace.

Umbinya mirip bunga daffodil, ukuran 14/+ besar yaa 😆 . Baca dari kemasannya, perkiraan tinggi tanaman 50 cm, bunga berbentuk lonceng. Satu batang (tanaman) bisa menghasilkan 5 bunga. Deskripsi dari kemasannya sama hasilnya dengan yang saya tanam 😎 .

Satu kemasan isinya 3 umbi (yang berbunga baru 1 umbi), saya tanam di satu pot. Ukuran pot 20cm. Sebelum ditanam umbinya saya rendam beberapa jam sebelum penanaman (untuk merangsang keluarnya akar). Saya tanam ketika musim gugur pada 27 Oktober 2013. Sejak ditanam, potnya saya taruh di loteng (gelap dan dinginnya sama seperti luar rumah).

Umbi Bibit Loddon Lily (Leucojum aestivum) atau Giant Summer snowflake
Umbi Bibit Loddon Lily (Leucojum aestivum) atau Giant Summer snowflake

Hampir dua bulan sejak ditanam, baru bibitnya mulai tumbuh, yakni pada 12 Desember 2013. Minggu kedua Januari 2014 potnya saya taruh luar rumah supaya mendapat sinar/kena matahari.

Bibit umbi Bunga Loddon Lily (Leucojum aestivum) mulai tumbuh
Bibit umbi Bunga Loddon Lily (Leucojum aestivum) mulai tumbuh

Untung saja potnya saya pindahkan ke tempat teduh, karena saya curiga ko daunnya ada yang mulai menguning. Oohh kepanasan karena suhu musim seminya terlalu hangat sudah 23 derajat C, mirip awal musim panas.

Dua bulan kemudian, yakni pada awal April 2014 mulai terlihat bakal bunganya. Wah saya senang sekali (2 tahun sebelumnya saya gagal nanam bunga ini).

Giant Summer snowflake.  Loddon Lily (Leucojum aestivum) mulai terlihat bakal bunganya. Awal April 2014
Giant Summer snowflake. Loddon Lily (Leucojum aestivum) mulai terlihat bakal bunganya. Awal April 2014

 

1 hari kemudian satu bunganya mekar dan terlihat 4 bakal bunga lainnya.

Horee satu bunga sudah mekar. Loddon Lily (Leucojum aestivum)
Horee satu bunga sudah mekar. Loddon Lily (Leucojum aestivum)

 

2 hari kemudian ..

 

2 hari kemudian ..

 

loading...

3 hari kemudian ..

Summer Snowflake (Leucojum aestivum) 10 April 2014
Summer Snowflake (Leucojum aestivum) 10 April 2014

 

Loddon Lily kalau dilihat sekilas mirip dengan Lily of the Valley. Cuma mirip, tapi keluarganya beda ko 😉 .

Nama latin Lily of the Valley adalah Convallaria majalis ; keluarga Asparagaceae. Bunganya harum.

Maiglöckchen (Convallaria majalis). Lily of the Valley
Maiglöckchen (Convallaria majalis). Lily of the Valley

sedangkan :

Nama latin Loddon Lily adalah Leucojum aestivum ; keluarga Amaryllidaceace. Bunga tidak berbau. Ukuran bunganya lebih besar.

Sommer-Knotenblume (Leucojum aestivum)
Sommer-Knotenblume (Leucojum aestivum)

 

Setelah baca-baca wikipedia, ternyata Loddon Lily (Leucojum aestivum) yang saya tanam ini termasuk Summer Snowflake, lah mengapa bibitnya beredar bersama bibit bunga musim semi lainnya?? 😕 . Sedangkan untuk Spring Snowflake nama latinya Leucojum vernum tanamannya lebih pendek.

Hayooo coba cari dimana bunga loncengnya?. Di bagian inilah tempat tepat untuk Loddon Lily, disini adem tidak terkena matahari langsung, namun tetap mendapat cahaya
Hayooo coba cari dimana bunga loncengnya?. Di bagian inilah tempat tepat untuk Loddon Lily, disini adem tidak terkena matahari langsung, namun tetap mendapat cahaya

 

Video Bunga Loddon Lily (Leucojum aestivum)

 

*Maaf ya kalau beberapa foto burem, maklum fotografer amatiran huahaha :mrgreen: .

Protected by Copyscape Web Plagiarism Check

 

loading...

Artikel Terkait:
Black Parrot – Tulip Kakatua Hitam
Mekarnya Tulip Darwin Hybrid Salmon
Suasana Musim Semi di Sekitarku
Menanam Tulip di Iklim Tropis (Jakarta)
List artikel Kebunku

 

Mengapa? *komentar ditutup*

About these ads
loading...