Lapor Diri di Konsulat RI Frankfurt

loading...

Lapor Diri di Konsulat RI Frankfurt. Setelah hampir 3 tahun menetap di Jerman, akhirnya saya baru lapor diri di Konsulat RI. Kalau baca websitenya KJRI Frankfurt tertera bahwa:

WNI yang pindah dari wilayah Indonesia untuk menetap di luar negeri, setibanya di negara tujuan, WNI tersebut wajib mendaftarkan diri kepada Perwakilan Indonesia terdekat dalam 30 hari sejak kedatangan (termasuk kalau pindah alamat, perubahan alamat, status izin tinggal, kelahiran, perkawinan, perceraian maupun kematian).

Buat kalian yang bekerja, belajar, kuliah dan singgah sementara di Jerman pokoknya yang masih status WNI juga diharapkan kesadarannya untuk lapor diri, kalau jalan-jalan singkat menurut saya tidak perlu deh, tapi di website KJRI tertera sih. Gunanya lapor diri, kalau ada apa-apa kan pihak KJRI bisa membantu kita. Lapor diri prosesnya tidak dipungut biaya.

Geblek banget kan saya hehe baru lapor setelah 3 tahun (tidak patut ditiru yaa 😀 ). Kenapa tidak dari dulu ? kenapa baru sekarang?. Jadi begini saudara-saudara kalau bisa ntar-ntar aja kenapa harus segera hahaha *di gaplok orang sekampung deh* 🙄 .

3 tahun lalu saya menikah dan sempat tinggal di Swiss karena dulunya Frank kerja disana. Saya sudah lapor diri di KBRI di Swiss, termasuk melaporkan pernikahan saya, jadi begitu pindah ke Jerman lapor diri lagi saya tunda-tunda.

Dulu-dulu saya sudah niat lapor, sudah print semua dokumen yang diperlukan, nah begitu saya mau kirim dokumennya, semua yang sudah saya print entah ada dimana lupa naro, dicari-cari tidak ketemu (buang-buang duit beli tinta kan tuh! o_O ).

Bulan Maret ini saya print ulang lagi semua dokumen yang diperlukan. Kenapa niat sekali bulan ini? karena bulan Desember tahun depan paspor saya habis masa berlakunya, kuatir jadi masalah, belum lapor diri tiba-tiba mau perpanjang paspor.

Alasan kedua, bulan Juli nanti saya akan melahirkan, masah ntar mau membuat akte lahir atau bikin paspor anak, emaknya aja belum terdaftar di KJRI bisa-bisa di timpuk petugas kali ya hahaha. Jadi sebagai wni yang baik yuk lapor diri.

Saya sudah h2c (harap-harap cemas) bakalan kena denda nih deh, karena sudah hampir 3 tahun baru lapor. Untungnya prosesnya tidak harus datang langsung ko, jadi tidak berhadapan dengan petugas. Saya hanya mengirimkan formulir lapor diri yang telah diisi dan semua berkas yang diperlukan termasuk paspor asli saya melalui kantor pos.

Berhubung paling dekat dengan tempat tinggal saya adalah KJRI di Frankfurt, maka saya kirim semua dokumen kesana. Bagi yang tempat tinggalnya di Frankfurt bisa datang langsung, kalau saya mahal ongkos kereta kesana, jadi kirim lewat pos saja.

Dokumen yang dibutuhkan untuk melaporkan diri di KJRI Frankfurt (pemegang paspor biasa):
1. Paspor asli
2. Formulir lapor diri telah diisi lengkap dan ditandatangani pemohon. Formulir bisa download disini kalau linknya patah silakan buka http://www.kjriffm.de formulir ada dibagian kanan bawah.
3. 2 (dua) lembar pasfoto terbaru (maksimal 3 (tiga) bulan) ukuran 4×6 dengan latar belakang bebas. Satunya saya tempel di formulir. *cetak ukuran 4×6 di mesin cetak foto otomatis tidak ada di Jerman sini, jadi saya cetak dengan ukuran pasbild. Untung diterima 😀 .
4. Fotokopi visa dan/atau izin tinggal (Aufenthaltsbescheinigung/Aufenthaltstitel) di Jerman yang masih berlaku (kalau datang langsung izin tinggal asli diperlihatkan kepada petugas).
5. Fotokopi halaman-halaman Paspor yang berisi data diri, tanda tangan pejabat dan halaman lain yang telah digunakan. *Menurut saya kalau yang sering bepergian dan halaman paspornya banyak isinya, pilih beberapa yang terbaru saja, perlu duit kann tuh kalau harus fotokopi atau print langsung dirumah.

6. Fotokopi surat registrasi tempat tinggal (Meldebestätigung) *ini dari Rathaus di tempat tinggalmu.
7. Fotokopi Akta Kelahiran (Geburtsurkunde).
8. Fotokopi Akta Perkawinan (Heiratsurkunde) atau Buku Nikah bagi yang telah menikah.
9. Fotokopi surat/akta perceraian bagi yang telah bercerai.
10. Fotokopi surat keterangan/kartu pelajar/mahasiswa (Studentenbescheinigung) dari Universitas/Sekolah bagi mahasiswa/pelajar yang belajar.

11. Fotokopi Surat Keterangan Bekerja (Arbeitsbescheinigung) bagi yang bekerja.
12. Fotokopi Surat Keterangan Pindah ke Luar Negeri (bila ada). *saya tidak pakai ini
13. Registrasi diri yang telah jadi akan dikirimkan kembali melalui jasa pos, harap sertakan amplop balasan beralamat lengkap dan perangko secukupnya (sebaiknya tercatat).

loading...

Lapor/Registrasi Diri di KJRI Frankfurt tidak dikenakan biaya dan dapat dilakukan dengan menyerahkan dokumen secara langsung atau mengirimkannya melalui jasa pos ke Bidang Konsuler KJRI Frankfurt. Apabila Anda menggunakan jasa pos sebaiknya selalu dalam bentuk Pos Tercatat (Einschreiben). KJRI Frankfurt tidak bertanggungjawab terhadap dokumen dalam proses pengiriman.

Semua dokumen yang diperlukan, termasuk formulir lapor diri sudah saya isi, paspor asli juga sudah. Semuanya saya masukkan ke dalam amplop ukuran hvs. Kirim menggunakan pos tercatat (Einschreiben).

Dokumen untuk Lapor diri di KJRI di  Jerman
Dokumen untuk Lapor diri di KJRI di Jerman

Sertakan amplop balasan, karena ukuran amplop balasan besar saya lipat dua. Pada amplop balasan sudah saya tempelkan perangko, alamat saya, alamat KJRI. Jangan lupa (penting) sertakan (tempelkan) stiker pos tercatat (Einschreibenmarke) pada amplop balasan. Beli (Einschreibenmarke) dikantor pos, kalau tidak salah harga 2,05 euro. Begitu proses pencatatan lapor diri selesai, petugas KJRI akan mengirim balik paspor asli kita.

Oh ya kalau amplop balasannya ukurannya kecil, separuh ukuran kertas hvs juga tidak masalah, karena yang akan dikirim balik hanya paspor asli kita saja. Prosesnya cepat, dalam 3 hari saya sudah terima kembali paspor asli saya dan sudah ditempeli keterangan lapor diri.

Bagi pemegang paspor dinas, atau mereka yang berada di Jerman untuk sementara waktu misal untuk pelatihan, kursus dan lainnya, syaratnya silakan lihat website KJRI Frankfurt www.kjriffm.de pada umumnya mirip persyaratanya seperti paspor biasa, hanya beda satu atau 2 dokumen saja.

Bagi yang tinggal dekat KJRI Frankfurt atau kalau kebetulan lewat sana bisa datang langsung untuk lapor diri.

Konsulat Jenderal RI Frankfurt am Main
Zeppelinallee 23
60325 Frankfurt am Main

Tel. (069) 2470980
Fax. (069) 24709847

Jam Buka / Öffnungszeiten
Jam Kerja Konsulat Jenderal RI Frankfurt / Öffnungszeiten der Konsulat
Senin – Kamis / Montags – Donnerstags: 09:30 – 16:30 (Istirahat/Pause: 12:30 – 13:30)
Jum’at / Freitags: 09:30 – 16:30 (Istirahat/Pause: 13:30 – 14:30)
Kecuali Hari Libur / Auβer an Feiertagen

Jam Buka Bidang Konsuler & Imigrasi / Öffnungszeiten der Konsular-Abteilung
Jam Pelayanan Konsuler dan Imigrasi
Pelayanan Loket / Am Schalter:
Senin – Kamis / Montags – Donnerstags: 09.30 – 12.30
Jum’at / Freitags: 09.30 – 12.00
Kecuali Hari Libur / Auβer an Feiertagen

loading...

Pelayanan Telepon / Telefonisch:
Senin – Jumat / Montags – Freitags, 14.30 – 16.30
• Bagian Paspor & Lapor Diri / Paspor-Abteilung: +49-69-24709811
• Bagian Visa / Visa Abteilung: +49-69-24709812
• Bagian Surat Keterangan dan Legalisasi / Legalisierungsabteilung: +49-69-24709825

Email: bidkonsuler(at)indonesia-frankfurt.de

Nah sudah cukup jelas yang saya jabarkan, tidak ada yang perlu dikomentari kan ya?. Oke kalau begitu kolom komentar saya non aktifkan yaa 😉 .

 

Artikel Terkait:
Kecantol Bule Jerman, Ogah Pulang
Panduan Mengurus Visa Schengen Kedutaan Jerman
Mengajukan visa Bekerja dan Berlibur (Work and Holiday) ke Australia
Pengalaman Pusingnya Apply Long Stay Visa Jerman
Proses Pengajuan Long Stay Visa ke Swiss (visa D)
Panduan Pengajuan Visa di Kedutaan Switzerland (Jakarta)

About these ads
loading...