Kekasih Online (Bagian 2)

“Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.” 
― Criss Jami
loading...

“Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.”  ― Criss Jami
“Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.”
― Criss Jami
Mau cuap-cuap lagi seputar kekasih online. Bagian 1 klik disini ya.

Beberapa tips buat para single / status pacaran dengan orang asing. Sepenuhnya berdasarkan pemikiran saya, atau hasil obrolan saya dengan teman. Di ikuti syukur, kalau dianggap tidak penting terserah pembaca hehe 🙂 .

Temanku Mita (nama disamarin saja ya) Mita sama seperti saya boru Batak, dia nikah dengan pria Jerman, belum setahun di Jerman, kita belum pernah kopi darat. Mita sering telp saya, kalau kita ngobrol pasti sampai baterai telp kita habis, dan kita ngobrolnya sekitar 4 jam an, gile lamanya yaa haha. Berdasarkan obrolan kita seperti dibawah ini:

loading...

Status masih pacaran, tidak usahlah terlalu sering upload-upload foto kamu dan pacar (bule) ke media social. Beda ya kalau sudah resmi, sudah jadi suami istri, mau ngapain juga terserah.

Mita cerita ada temannya (cewe) sebut saja namanya Cantik, si cantik sering sekali upload-upload foto bersama pacar (bule) nya, trus mereka putus, ganti pacar baru dan pajang lagi foto-foto mereka, eh putus lagi, ganti lagi yang baru begitu seterusnya. Aktifitas si Cantik sering sekali di update melalui media social, termasuk status “check in” di hotel ABC dengan si Mr. B (misalnya) penting banget ya aktifitas seperti itu sampai di update di media social, apalagi masih status pacaran?.

Ngamuklah keluarga (ortu dan abang) si Cantik di Indonesia, si Cantik disuruh pulang ke Indonesia (Cantik entah kerja atau kuliah di luar negeri/LN) kata keluarganya sudah lama pula tinggal di LN belum juga dapat jodoh. Si Cantik sih tenang-tenang saja tinggal di LN, tidak ada yang usil, tidak ada yang kepo dengan kehidupan dia. Nah keluarga di Indonesia lama-lama panaslah, malu dong kalau sering di gunjingin tetangga, keluarga dan teman-teman yang membaca status atau melihat foto-foto Cantik di media social.

Tidak perlu berkoar-koar kemana-mana, sampai seluruh dunia harus tahu kalau kamu punya pacar bule. Di media social sampai di tulis “in relationship” with .. trus putus ntar teman-teman kamu penasaran “ko putus?”. Tidak lama kemudian eh “in relationship” lagi “sama bule mana lagi nih?” teman-teman penasaran lagi. Kalau saya ko lebih sreg nulis “single” dan setelah resmi, setelah pasti punya suami baru profile di ganti “menikah”.

Jangan terpesona melihat “wajah ganteng”. Seandainya orang ganteng bisa dapat diskonan ketika berbelanja, asyik sekali ya haha. Saya tidak merendahkan pekerjaan seseorang, namun di LN banyak loh pria-pria ganteng, mulai tukang sapu jalan, pelayan restoran, supir dan penggangguran sekalipun banyak yang berwajah ganteng.

Teman Mita lagi nih, wanita Indonesia di LN, punya kerjaan bagus, namun berpacaran dengan brondong pengganguran, „ .. yang penting ganteng“ tapi lama-lama si cowo jadi parasit, tahu kan maksud saya, jadi apa-apa si cowo tinggal minta ke cewenya dong.

Si dia tiba-tiba menghilang. Iya tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba hilang. Di telp ga pernah angkat, di telp ulang hp nya mati. Sms, email, surat tidak pernah dibalas. “Duuhh jangan-jangan si pacar online sakit?, kesusahan?, tabrakan? masuk rumah sakit?, pasti apa ada apa-apa deh”. Harus ke negara si dia nih untuk tahu kepastiannya, tapi tidak punya duit, bagaimana dong, duuhh s.o.s / h.e.l.p / status darurat. Percaya sama saya, si pria hanya tidak menemukan kata-kata yang tepat untuk minta putus!.

Pengalamanku: si cowo bilang kalau nikah nanti ga akan bisa punya anak lagi, beberapa waktu kemudian di vonis dokter kena kanker, saya disuruh cari pria lainnya yang lebih baik (sehat). Saya heran kemoterapi ko cuma sebulan?. Ternyata main gila ke Filipin sama cewe yg 30 tahun lebih muda. Ketahuan belangnya minta-minta maaf sambil nangis. Cape deh!. Detailnya disini.

Ada lagi ngaku dipenjara. Saya sudah tahu kartunya. Minta putus!. Cape deh lagi. Sorry saya ga akan nangis ko kehilangan kamu 😆 .

Cek kerjaan dan isi dompetnya (tidak di kencan pertama ya!). Bule yang mendapat bantuan (tunjangan) dari pemerintah setiap bulannya tidak bisa menjadi sponsor untuk mendatangkan kamu ke negara si bule. Jangan berpikiran „ah siapa tahu nantinya, dia akan mendapat pekerjaan yang baik“ . Termasuk kalau pekerjaan si pria bukan kerja tetap ga bisa ya. Cek lagi minimal gaji yang disyaratkan kedutaan untuk si pria bisa jadi sponsor.

Kalau kamu bilang “ya gak apa deh, yang penting cinta” .. ya silakan saja toh kamu yang akan menjalaninya 😉 .

• Kalau kamu diundang datang ke negara si bule untuk dikenalkan dengan keluarganya, minta dia untuk membiayai keberangkatanmu (paling tidak separuhnya), itu artinya dia bertanggung jawab dan tidak pelit.

Pikirkan status si dia diawal hubungan kamu, bukan setelah terjadi pernikahan.
Apakah dia pernah menikah?.
Apakah dia punya anak?. Orangtua pasti akan memikirkan kebahagian anak, bahkan membiayai juga. Jadi jangan komplain kalau calonmu membiayai anak-anaknya.
Apakah dia 10, 20, 30 tahun lebih tua dari usia kamu bahkan lebih?. Kalau jalan ketemu teman atau keluarga lalu suami dikira bapak atau parahnya kakek kamu ya jangan marah.
Apakah dia berbeda keyakinan dengan kamu?.
Apakah pekerjaan dia sesuai dengan yang kamu mau? jangan setelah nikah menggerutu ah supir, tukang tembok, tukang ledeng, tukang listrik dll. Eh di LN pekerjaan ada ahli-ahlinya loh dan gajinya juga baik plus ada asuransi. (Jangan lihat status pekerjaan, lihat penghasilannya)
Apakah dia perokok?
Apakah dia tukang „dugem“?
Apakah dia “peminum” yang saat sedang tinggi tidak bisa mengontrol diri (emosi)?
Apakah dia benar-benar mencintaimu?.

Cerita dari temanku Mita lagi nih: Ada teman dia cewe Indonesia. Sudah coba 5 kali proses bayi tabung masih gagal. Suami si wanita adalah bule UK yang punya 2 anak dewasa. Si wanita bersikeras harus punya anak, supaya kalau terjadi apa-apa dengan pernikahan, dia bisa dapat bagian dari suami. Pokoknya mati-matian harus punya anak supaya anak dapat bagian juga. Anak-anak suaminya sepertinya tipe reseh (soal materi), bisa dibayangkan berapa duit sudah habis untuk proses bayi tabung. Ga mau konflik mulu dengan anak-anak suami, jadi si wanita menetap di Indonesia. Nah lohh dulu sebenarnya nikah intinya karena cinta atau karena duit ..?

Ada lagi: bulenya tinggal di Indonesia, ternyata menikahi wanita Indonesia hanya untuk mendapatkan visa menetap di Indonesia. Pasangan tersebut tinggal terpisah, aneh ya si wanita mau saja. Eh ketahuan bulenya bawa pelacur ke rumah. Duuhh dulu pas pacaran ga tahu kalau prianya suka main cewe?. Mereka lagi proses cerai.

Masih ada lagi. Wanita ambil S2 di Jerman, kecantol pria Jerman. Tapi setelah nikah wanitanya jadi serba ga puas dengan keadaan mereka. Suami kerjaannya ga bagus, pendidikan jelas lebih hebat si wanita, gaji lebih besar si wanita. Tampang prianya jelek ga cakep juga tidak. Mau pisah, kasihan anak. Mungkin benar ya kata nenek, kalau pacaran sebaiknya ditempat terang, jadi terlihat jelas calon kita 😉 .

Jika ada yang aneh dengan calonmu, coba tanya ke pihak lain, misal teman atau keluarga. Misal ya ada temanku pernah cerita. Temannya temanku lagi ada hubungan dengan pria Jerman, nah si pria bilang ke wanita (calonnya) harus punya pekerjaan begitu sampai di Jerman gubrakk.com bagaimana bisa dapat kerja kalau si wanita masih di Indonesia, oke sudah sampai Jerman mana bisa kerja kalau tidak lancar berbahasa Jerman?.

Alasan si pria, nanti si pria harus bayar pajak lebih tinggi kalau si wanita tidak bekerja. Padahal kenyataannya pajak orang single itu lebih tinggi dari yang status menikah. Contohnya suamiku, setelah kami nikah, dia melapor kalau dia sudah menikah jadi status pajak dia turun satu level dari level 2 menjadi level 3 . Saya punya no pajak namun karena saya tidak bekerja, maka saya tidak bayar pajak, status saya di level 5. Kalau nantinya saya bekerja maka status pajak saya akan berubah dan Frank juga ikutan berubah.

Sepertinya enak banget ya mereka yang mendapat bantuan (tunjangan) setiap bulan dari pemerintah. Saya pernah tanya ke Frank, bisa ga nih saya minta bantuan, kan ga kerja. Ya berapa euro kek buat duit jajan gitu loh 😆 . Ternyata ga bisa kakakk karena gajinya Frank diatas rata-rata.

Tunjangan begini jadi banyak dimanfaatin orang asing (yang bebas visa masuk Jerman) mereka bekerja setahun, tahun berikutnya mengganggur dan mendapat tunjangan pemerintah.

• Hati-hati curhat dengan teman (sahabat) mengenai hubungan kamu dengan pacar bulemu. Ada teman yang memang tulus akan memberikan nasehat baik, namun ada juga teman yang sirik (sinis) dengan hubungan kamu dan akan memberikan nasehat yang salah (menjerumuskan). Ada teman yang bahagia melihat kamu bahagia, namun ada juga teman yang TIDAK bahagia kalau kamu bahagia.

Pokoknya jangan sampai salah pilih, jangan sampai menyesal dengan pilihanmu. Pikirkan baik-baik segala sesuatunya karena kamu yang akan menjalaninya.

Sepertinya hampir semua ceritanya tidak enak ya, apa pasangan beda bangsa tidak ada yang berbahagia? Banyakk ko, makanya jangan sampai salah pilih. Nah Beberapa teman-temanku yang juga menikah beda bangsa seperti Noni di Medan dengan WN. Amerika, mbak Siti di Makassar dengan WN. Amerika, ada Fascha di Stockholm, Bebe di Helsingborg, Swedia, Atik di Islandia sepertinya mbak Atik akan menetap di Indonesia, lanjut ada mbak Kayka di Jerman, Nisa di Bulgaria, segitu dulu yang saya ingat. Yang ingin mengetahui cerita-cerita mereka silakan berkunjung ke blog mereka.

loading...

Pembaca setia, kolom komentar saya nonaktifkan ya karena saya lagi sibuk sekali bongkar-bongkar kebun bungaku. Perkiraan cuaca akan nol derajat nih, padahal bongkar-bongkar belum selesai, umbi bunga-bunga musim panas belum semua di bongkar dan dikeringkan. Tanaman-tanamanku seperti mawar-mawar belum semua diselimutin :???:.

Kalau ramai komentar dan saya tidak segera membalas ga enak kan ya 😀 . Postingan berikutnya tema tanaman akan saya buka kolom komentar, ditunggu komentar para kakak-kakak dan adik-adik tersayang ya 😉 .

You may also like:
Mejeng di Majalah
Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
Kisah Cintaku
Cinta via Biro Jodoh Online
101 Romantic Ideas
Wanita Ciptaan Terindah
Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
Kisah-kisah Kawin Campur yang Tragis

About these ads
loading...