Dipaksa Terpaksa Harus Bayar

Surat Tagihan dari tempat Kursus Bahasa. Tidak ikut kursus harus bayar amit-amitt deh
loading...

Sesuai judulnya, jadi saya mau cerita kisah yang UUD (*ujung-ujungnya duit). Mungkin bisa jadi pelajaran buat kamu yang menetap di Jerman.

Awal Januari 2013 saya mendaftar kursus bahasa Jerman untuk level B2 di salah satu tempat kursus di kota tempat tinggal saya sebelumnya (Bad Rappneau). Frank yang mengisi formulir dan mengirimkan lembar pendaftaran melalui pos. Beberapa hari kemudian datang surat dari tempat kursus lama saya yang menginformasikan kalau kelas untuk level B2 akan dibuka. Wah senang sekali dong, karena gurunya oke banget mengajarnya, tapi suami terlanjur kirim formulir pendaftaran ke tempat kursus lain :roll:.

Saya bilang suami, saya lebih prefer ke tempat kursus lama saya, karena sudah kenal guru dan beberapa teman yang juga berniat melanjutkan kursus. Suatu hari ada pertemuan di tempat kursus lama, mau bicarakan kelas baru kami. Lah ternyata yang berniat ikut kursus tersebut hanya saya dan satu orang lagi. Padahal untuk buka kelas baru minimal 10 siswa. Jadi guru saya bilang tunggu satu bulan karena dia sudah iklankan di surat kabar, semoga ada yang mau daftar.

Dulu (tahun 2012) sebelum kursus B1 berakhir, banyak yang berkoar-koar mau lanjut ke level lebih tinggi, dari grup lain juga pada berminat. Giliran kelas sudah dibuka, tidak ada yang mau daftar ๐Ÿ˜ฎ gara-gara dibilang biaya kursusnya sekitar 1000 Euro untuk 400 atau 500 jam agak lupa saya. Kursus yang di support biayanya oleh pemerintah hanya sampai level B1. Ketika itu siswa hanya membayar 1 Euro/jam untuk 660 Jam pelajaran, dan itupun setelah lulus biayanya dikembalikan 50 %. Jadi untuk level B2 harus membayar sendiri.

Singkat cerita bulan lalu, datang tagihan dari tempat kursus baru, yang suami kirimi formulir pendaftaran saya. Tagihan harus membayar biaya kursus dari Feb sampai Juni 2013 sebesar 67 Euro. Saya ogah bayar dong, wong tidak ikut kursusnya ko disuruh bayar. Oh ya tagihan bertambah karena uang pembayaran tidak bisa ditarik dari rek. bank yang suami berikan. Ya iyalah pas kita ganti bank hehe. Kami acuhkanlah surat tersebut.

Oh my God tanggal 11 Juni datang surat tagihan kedua. Total yang harus dibayar 78 EUR. Saya ngotot ke suami, saya kan tidak ikut kursusnya, trus lupa pula tanda tangan formulir pendaftaran berarti tidak sah dong??, trus yang penting nih, itu tempat kursus tidak kirimi surat pemberitahuan kapan kursus dimulai, jam dan lokasi dimana, lah tiba-tiba pas nagih uang kirim surat. Darah Batak saya mendidih ๐Ÿ˜ก sodara-sodara.

Surat Tagihan dari tempat Kursus Bahasa. Tidak ikut kursus harus bayar amit-amitt deh
Surat Tagihan dari tempat Kursus Bahasa. Tidak ikut kursus harus bayar amit-amitt deh

Frank bilang “..ya sudah kita bayar saja, ada 50 Euro pemasukan karena kita tidak sewa tempat parkir mobil lagi“. “..Kalau kita biarkan saja bagaimana?, ya biarin saja mereka terus kirim surat” ujar saya. Nanti tambah banyak tagihannya, itu tempat kursus bisa panggil pengacara nanti kita malah harus bayar pengacara juga kata Frank.

Kemudian Frank cerita dia dulu juga ada kasus seperti ini, dia tidak mau bayar. Pengacara bilang harus bayar, jadi posisi Frank yang lemah, dan suamiku ini malah jadi ngeluarin 500 Euro karena kasus yang dianggap sepele.

Saya menanyakan suami apakah dia punya asuransi untuk pengacara, itu loh seperti guru kursus dan teman saya, mereka punya asuransi tersebut. Jadi kalau ada kasus, pengacara mereka yang maju dan tidak perlu keluar biaya lagi, karena ditanggung pembayaran sewa pengacaranya oleh asuransi. Ternyata suami tidak punya asuransi semacam ini :cry:.

Sodara-sodara sungguh sampai detik ini saya tidak rela sungguh tak rela :neutral:. Saya bilang ke Frank itu uang segitu 78 EUR = Rp.1.140.000 kalau beli kerupuk bisa berkarung-karung. Kami jadi tertawa-tawa saja untuk mengurangi kesal hehe.

Oh ya saya sudah daftar kursus B2, lokasinya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Kursus baru akan mulai bulan September karena siswanya juga belum penuh bulan ini. Frank bilang kalau tidak berniat ikut harus konfirmasi seminggu sebelum kursus dimulai, dan tempat kursus tidak akan kirim surat pemberitahuan kapan mulainya. Siswa dipaksa aktif untuk mencari informasi misal dengan menelepon. Tempat kursus akan menarik biaya kursus langsung ke no bank yang sudah didaftarkan di lembaran pendaftaran siswa. Jika rek. Bank tidak aktif akan ada biaya tambahan busyettt.

loading...

Buat yang menetap di Jerman hati-hatilah kalau misal mau daftar-daftar sesuatu, pastikan kamu benar-benar ingin ikut, kalau sudah daftar ya dicatat kapan mulainya, kalau tidak berniat ikut harus cancel secepatnya.. Kalau di Indonesia sih ya tidak seperti kan?. Kalau tidak datang ya berarti tidak minat!, kalau datang dan ikut kusus baru harus bayar.

Pembaca tercinta, apakah kamu pernah mengalami kasus seperti ini? dan apa yang kamu lakukan?. Mohon sarannya dong, masih ada waktu nih, pembayaran paling lambar 24 Juni, jadi saya bilang suami transfer pas hari terakhir saja :mrgreen:.

Akhirnya kami bayar deh, tranfer 1 hari sebelum tenggat waktu ๐Ÿ˜† .

Tulisan Terkini

loading...
About these ads
loading...

77 thoughts on “Dipaksa Terpaksa Harus Bayar

  1. Lumayan juga tuh dendanya yah ๐Ÿ™
    Kalo disini syukurnya sih semuanya gratis, cuma yang ntuk level2 sekarang kudu modal buku. Untuk registrasi dan cancel cuma tinggal email, pindah sekolah juga tinggal nelpon mbak, dipermudah sekali, soalnya kan juga buat imigran

    1. Dulu sih kalau kursus sampai level B1 di support pemerintah, jadi cuma bayar 1 eur/jam. Total ikut 660 jam, trus pas lulus uangnya dibalikin 50%nya, nah untuk level berikutnya bayar sendiri kalau lanjut.

      1. Lumayan juga yah, bersyukur tinggal disini deh, kmrn yang beginner level udh free dapet bonus pula mbak ๐Ÿ™‚

  2. mrscat

    Pernah kejadian sama deutch bahn. Itu kartu diskonnya otomatis perpanjang, meski kita gak bilang mau diperpanjang. Dan tagihannya kalo gak dibayar jadi bertumpuk2 sama spt uang kursusmu

    1. Wah serem banget ya. Suami beli kartu kereta nih dikirim langsung untuk setahun bayarnya sih didebit tiap bulan.

  3. Dan itulah perbedaan indonesia dan jerman, disana semua nya serba teratur dan pasti. Kalo di indonesia semuanya bisa di nego ๐Ÿ™‚

    1. Ada plus minusnya tinggal di negara orang :D.

  4. aduh, saya jadi ikutan esmosi nih.. hahahaha. semoga bisa terselesaikan dengan baik ya.

    1. Besok selesai, kata suamiku bayar ajaa :D.

  5. gubrakz… parah banget yah!
    ternyata kadang masih jauh lbh enak di indo, msh bs fleksibel gitu ya
    disana sepertinya sgt ketat hukumnya ya mbak

    1. Benar Elzan masih lebih enak di Indonesia, aturannya bisa dilanggar hehe.

  6. fufu christie

    memang ya Nella, tinggal di negara maju itu terms and conditions suatu jasa atau apapun namanya (belajar les2an misalnya) harus bener2 diperhatiin. disini juga aku pernah suatu kali minta tutoring, udah bikin schedule dan konfirmasi melalui internet tapi karena suatu hal aku coba batalin 2 hari sebelumnya eh ternyata gak bisa. meskipun belum dibayar dimuka tapi tetep dipotong sehari setelah jadwal yg tertera (mereka debit lgsg dri rekening bank ku gitu, ngeh pas ngecek saldo atm kok minus $50 ๐Ÿ™ ). kata mereka, kalau cancel itu harus minimal 7 days in advance dan begonya aku gak baca itu syarat2 nya. mau ngamuk marah juga sama aja, gak bakal ngaruh hehehe.. gak kayak di Jakarta dulu,, asal main bikin booking aja bisa toh ntar2 bisa dicancel..:D

    begitu juga kalau mau beli tiket nonton konser misalnya, ada kalanya tiap kali aku beli tiket selalu bayar extra tambahan $7 buat asuransi kalau2 (amit2) kitanya batal nonton krn kecelakaan, keadaan cuaca gak memungkinkan, show nya di postpone etc. jadi kalau ada asuransi, chance dpt refund nya lebih besar.:)

    1. Iya di Indonesia kendor term conditionnya, misalnya lagi kalau mau bayar-bayar kursus ga bisa di debit langsung tapi kita yang melakukan pembayaran :D. Ooo gitu ya mbak ternyata ada asuransi semacam itu baguslah paling tidak uang kita masih ada yang balik ;).

      1. fufu christie

        iya Nella soalnya rata2 disini udah otomatis sistimnya (gak tau state lain beda apa ngak) jadi kalau mau booking apa2 hrs ada debit card buat amannya. padahal ini baru cuma tutoring kuliah2an doang lho, gak kebayang kalau kursus language yang pakai level2an kayak Nella misalnya. bisa2 bobrok tagihan itu ๐Ÿ˜€

  7. “perjuangkan hakmu!”, kira2 itu adalah pendapat banyak orang. Tapi, kadang lebih bijaksana kalau kita mengalah dan cancel course-nya. Mengejar perdamaian selalu ada biayanya. Tapi bisa jadi lebih mahal kalau kita maju untuk berseteru.

    1. Benar sekali! Kring-kring Jakarta :).

  8. Bertha

    iihhh Nella pusing banget ya urusannya..??? BTW gue seneng tuh quote : Darah Batak saya mendidih…hehehe,..hidup Darah Batak Nella.!!! hahaha

    1. Hahahha iyaa ka Bertha, makasih ya :D.

  9. Ini pertama kalinya saya berkunjung di Bloknya Mas..Salam kenal ya mas

    1. Terima kasih Imam buat kunjungannya.
      Salam saya Nella

    2. Hahaha yang punya blog namanya Nella mas Imam, banyak fotonya tuh. Masak dipanggil mas xixixi…. sabar ya Nella ๐Ÿ˜›

      1. Haha dulu pernah bbrp kali dipanggil bu pur krn nama blogku pursuingmydreams ๐Ÿ˜† .

  10. evy doloks

    wadow ka ! matre banget tuh tempat kursus ya? tp pinter jg nyari duitnya ๐Ÿ™‚ . usul, gmn kalo bawa segenap orang batak yg tinggal di jerman trus demo? jd pengen marah jg nih. sama, darah bataknya mendidih jg nih ka ! ะรก=)) ะฝรข=)) ะฝรฃ=)) ะฝรค=)) ะฝรฅ=)) . ya udh lah ka, bayar saja. drpd nanti semakin bertambah, semakin susah bayar. take note aja. trus tiap kali lewat tempat kursusnya sumpahin aja ( ” gue sumpahin laku loe ! banyak murid loe ! ๐Ÿ˜€ )

    anyway, thanks buat sharingnya ka. and, salam kenal dr boru batak juga ๐Ÿ™‚

    1. Hai Evy salam kenal juga ya :). Ya kalau suami ga mau telp tempat kursusnya, bayar ajalah :D.

  11. moga udah ada penyelesaian yang baik ya, Nel. Lumayan juga itu duit, apalagi buat kursus yang nggak diikutin. ๐Ÿ™‚

    1. Iya Riga lumayan banget tuh duitnya :D.

  12. Duh kok ngeri ya pake debet langsung dari rekening,,, gile aja. Di sini ya gak datang gak minat dan gak bayar hahaha… Mending tuh Euronya dikasihkan ke saya hahaha

    1. Udah biasa disini klo daftar2 sekalian cantumin rek. Bank jd ntar tinggal di debit aja. Klo gagal ditarik ada biaya tambahanya pula hiks.

  13. duh repot juga ya soal uang dan fee disana… sampe pake pengacara segala. ‘angek’/keki juga ya rasanya kita ngerasa formulir gak terisi penuh (tanpa tanda tangan) tapi tetep ditagih terus.

    1. Harusnya sih ga sah ya, tp ntar jd mahal klo di lama2in :(.

  14. Just simply sue them
    it’s worthed klo gak ngerasa nyonteng term and condition notice wkt ngedaftarnya…
    darah batakku jg jdnya ikutan nguap…hehehe

    1. Nah biasannya term and condition tulisannya kecill jadi ga kebaca :(.

  15. Mbak nella dtg ja ketempat kursusnya trus protes deh, kn nggak ikut kursus, trus knp hrus bayar? Mngkin ditmpat kursusnya bag. Adminstrasinya krg komunikasi sm gurunya, kn ada absen spa2 ja yg ikut klas,lha mungkin si guru nggak melaporkan spa2 ja yg hadir dn tdk hadir, spa tw pas tw mbak nella emank nggak ikut dr awal nggak jd suruh bayar deh

    1. Sipp makasih Amy sarannya ;).

  16. pengalaman saya kalo dpt surat spt ini jgn didiamkan hrs langsung dibalas. saran saya minta Frank tertulis, paparkan alasannya kenapa keberatan dgn tagihan mereka selain ada bukti hitam diatas putih, pembayaran (kalau terpaksa tetap hrs bayar) ditunda sampai ada kesepakatan dulu.

    btw ditempat saya kita bisa membatalkan kursus s.d. tiga hari stl kursus dimulai dan hrs tertulis. sesudah libur musim panas hanya setengah dari total peserta kursus yg nerusin ke Stufe B2.2. terpaksa deh kelasnya digabung dgn kelas lain. gurunya nanti siapa tergantung mayoritas muridnya. duh bete juga mana guru yg skrg udah kadung cocok.

    salam
    /kayka

    1. Terima kasih mbak Kayka buat sarannya, nanti saya bilang ke Frank.
      Oh ya Stufe B2 sampai berapa sih?. Semoga gurunya tetap yang bagus ya mbak Kay ;).

      1. terima kasih mbak nella,semoga… ๐Ÿ™‚

        Stufe B2 s.d. B2.2 aja mbak.

        salam
        /kayka

        1. Ooo begitu. Terima kaish mbak ;). Sept nanti saya baru akan mulai B2 berarti B2.1 ini juga kelasnya ditunda karena muridnya kurang, harusnya Juni mulai baru Sept jalan ;).

          1. sama2 mbak. tak doain semoga gak tertunda lagi ๐Ÿ™‚

            salam
            /kayka

  17. Ya ampun…. Cukup merepotkan ya, Mbak. Ternyata di sana harus aktif sendiri, ya…. Kalau saya di Indonesia sih biasanya nyantai, hehe….

    1. Iya kalau di Indonesia asyik deh nyantaii :D.

  18. KSATRIO PINANDHITO

    Busettt! Kalau di Indonesia malah ada beberapa yg kabur tanpa bisa ditagih. Hehehe. *pengalaman di tempat kerjaku begitu, mb.*

    1. Hehe iya ya klo di Indonesia ngabur aja :D.

  19. Iya aku juga punya pengalaman kayak gini. Ikut les profesi (biaya sendiri) untuk bahasa Belanda bisnis korespondensi di sebuah institusi yang amat sangat bonafid disini..Niatnya ambil di institusi paling bagus karena nanti bagus di CV nya & bisa dapet kenaikan gaji lah. Eh, ternyata baru beberapa kali pertemuan gw jatuh sakit dan dokter kantor bilang supaya gw tuh bedrest untuk jangka waktu lama. Dan memang pas gw paksain masuk, sumpah malah besokannya tambah sakit ya udah pengennya di cancel aja tuh les profesi nya. Karena sakit kan gatau sampe kapan ya? Eh gatau nya ada di terms & condition nya kalo itu ga bisa di cancel & duit angus. Gilak, duit โ‚ฌ 1500 ilang gitu aja loh…ih nangisss daraahh!!! Itu udah 2 taun yg lalu klo inget itu masih aja sakit ati.

    1. Ya ampunn Oppie 1500 euro banyak banget tuh ya bener-benar nangis bombay deh :(. 78 Euro aja nih masih ga rela bayar apa engga ..

  20. Kalau di indo gitu mba, ga dateng 3 kali padahal udah DP les, ya dianggap cancel
    kemaren sy pernah tu gitu. pas bimbel untuk masuk universitas, sebenernya sayang sih mba, cuma gegara cara ngajarnya gak enak yasudah dari pada dipaksakan mending sy ga dateng dateng. *ikut hari pertama les untuk pengenalan, gitu sih katanya*
    ๐Ÿ˜€
    sempet di telphone – telphone sama cs nya. tapi ga sy angkat. ๐Ÿ˜› *hehehehe*
    yasudah habis itu ga di telphon lagi dehhh ๐Ÿ˜€
    yah kalau di bilang mereka untung donk ya. sy bayar depe sekitar 700rb, sy baru masuk 1x. ๐Ÿ˜€

    1. Sayang juga ya Chit hangus 700rb, klo ngajarnya ga bagus ya cape juga datang :D.

      1. ia mba, sayang kali mba TT__TT
        tapi dari pada di terusin, ujung – ujungnya makin percuma duitnya terbuang. mending cancel ya kan mba ๐Ÿ˜€

  21. fiona

    hahahaha iya sy juga pernah sini kejadian seh…tp kasus agak beda uda bayar 1,7 juta utk anak terapi eh lupa ambil kuitansi ( salah sendri seh emang heee ) cuma yang pny kenal baik bgt alias teman nya sodara dekat malah bela anggota nya kl mmg sy belum bayar…. huffffff ( kesel padahal duitnya susah cari ๐Ÿ™ ) tp udalah namanya da sial mau gmn le heee kan alias silap mata hilang uang hahahaha istilah nya gt lo mba wkwkwkw…..cuma ya ikhlas kan aja la….
    aplg t4 mba pake pengacara segala hahaha keknya nga bayar bisa kasus d mba nella hahahah…… kl indo seh lari cuyyyyyy…..kl jerman keknya ehmmmm… hahahahaha….

    1. Wah itu 1,7 juta banyak bangett itu. Hehehe iya klo di Indo ya biarin aja sampai kantornya bosen kirim tagihan ya :D.

  22. Kak.. Betul kata Frank.. posisi kakaklemah ๐Ÿ™ yang ada nanti malah haus bayar lebih banyak lagi..

    1. Gitu ya Eka, iyaa dehh bayarrr hehehe :D.

  23. Ketawa pas dibagian Darah Batak mendidih ๐Ÿ˜› si Ai kalo mendidih gimana yah? hehe..

    Emang kesel yah jadinya kalo keluarin duit segitu gedenya tapi padahal ga jadi ikutan ๐Ÿ™

  24. Ya ampun tetap harus bayar… tapi memang mbak, jika dicuekin pasti akan naik-naik terus ya. ๐Ÿ™

    1. Klo di Indonesia ya dicuekin aja ya, disini serba pakai pengacara repot nantinya jadi makin naik bayarannya.

  25. Accch nyebelin banget, masa harus bayar kursus yang tdk kita datangi.
    Klo belum di ttd bukannya tdk sah menurut hukum ya?

    1. harusnya sih begitu ya, cuma takut ah ntar klo sampai ke pengacara malah jadi dobel bayarannya :D.

  26. Aku gak bisa kasih masukan deh mba, belon pernah soalnya tapiiiiiiiiii duit segitu bny bgt yaaaaa. Bisa beli hp baru hehe

  27. Duh saklek ya mbak. ๐Ÿ™‚

    1. Iyaa pak hiks disini serba saklek :(.

      1. Amangoi amang, mengerikan ya?

  28. wah… susah juga ya mba. saya sih belum pernah mengalami yang seperti itu.
    jadi sebagai konsumen kita yang benar-benar harus aktif ya? kalau gak, kita yang kalah dalam hal apapun ya?

    1. Iya Ryan, kalau udah daftar-daftar kan kita kasih no. rek Bank, jadi mereka bisa tarik uang pembayaran ikut atau tidak ikut.

      1. tapi kalau kita batalkan sebelum waktunya dan konfirmasi, apakah akan dikembalikan full mba?

        1. Harus batalin seminggu sebelum kursus mulai, tapi bgm ya saya memang lupa pernah daftar. Itu tempat kursus ga kirim surat kapan kursus mulai, jam dan tempatnya ga kirim loh, pas minta duit aja baru kirim surat :(.

          1. wahh..
            parah juga ya… ๐Ÿ˜€

  29. kenapa gak coba ditelpon trus tanya kenapa mesti bayar kalo gak ikut kursus nya?

    1. Frank ga mau telp ๐Ÿ™ dia bilang pasti suruh bayar, soalnya daftar di tempat kursus baru juga sudah dijelasin aturannya harus bayar gitu klo batal :(. Eh tapi ntar aku pasksa dia coba telp ah, penasaran :D, thanks sarannya Man ;).

  30. Wah wah.. Parah ih. Udah ditanyain ke tempat kursusnya mbak kenapa disuruh bayar padahal gak ada kursus?

    1. Ada kursusnya, tapi saya ga mau ikut yang itu :(.

  31. ooh… gitu ya, sebenarnya tertib juga ya, kalau batal, ya harus kasi tahu.
    kebiasaan di sini, klo ndak nongol ya ndak bayar. hihihi… semoga aja kamu ndak sampai di rugikan ama masalah ini ya.

    1. Nahh bener tuh mbak Ine, kalau ndak nonggol harusnya ga bayar ya, kan saya ga pernah tanda tangan daftar hadir :D.

  32. Mba emang bhs jermannya masih perlu kursus truus ya ? Kan dah tiap hari ngomongnya…
    Oh iya, sebetulnya secara logika emang harus bayar klo dah daftar, mo datang mo ngga ya terserah sih… Kecuali di cancel sesuai aturan.. Misalnya seminggu sebelum aktip mulai… Kalau di Indonesia ada kursus sok saklek gitu ya bukannya ngajar ya.. Mungkin perang melulu kerjanya.

    Tapi harusnya ada klausal bila tidak hadir untuk beberapa session tanpa alasan, harusnya tidak bisa untuk ikut ujian alias sama dengan mengundurkan diri.. Ada ada aja ya mba…

    1. Iya pak Asmat saya harus lanjut kursus, yang di support biaya kursus oleh pemerintah hanya sampai level B1,
      itu kursus wajib semua orang asing di Jerman. Jika mau lanjut biaya sendiri. Saya harus lanjut kursus supaya dapat kerjaan yang baik.
      Terima kasih pak buat masukkannya, berarti memang harus bayar dong ya.

Leave a Reply