Paris je t’aime

loading...

Tahun 2009 adalah pertama kalinya saya jalan-jalan ke Eropa, namun saat itu belum kesampaian untuk jalan-jalan ke Paris. Hingga satu tahun saya menetap di Jerman, belum juga impian tersebut terwujudkan.

Nah baru Oktober 2012 ini, bersama kedua sahabat saya Maria dan Gini (dari Jakarta), kami bertiga berpetualang di Paris ;-).

1. Transportasi
Awalnya kami ingin berangkat tgl 4-6 Oktober, ternyata tidak ada bus lagi karena sudah mempet kepergian kami. Mau naik kereta mahal sekali, pergi pulang bertiga sekitar 500 Euro.

Akhirnya kami mundurkan satu minggu kepergian ke Paris, sehingga kami bisa booking tiket untuk naik bus. Kami berangkat tgl 11 Oktober malam (jam 11.10) tiba di Paris pagi hari 12 Oktober sekitar jam 6 pagi, dan kembali ke Jerman tgl 13 oktober jam 4 sore, sampai di Jerman tanggal yang sama.

Bus yang kami gunakan Eurolines. Pergi ke Paris dan kembali ke Jerman, untuk tiga orang biayanya 241 Euro. Harga tersebut sudah termasuk biaya service 4 Euro untuk 3 orang, jadi perorang membayar 80 Euro sekian cent, murah kan, dibandingkan naik kereta bisa dua kali lipatnya ;-).

loading...

Tiket bus kami beli secara online, bayar dengan kartu kredit, lalu kami mendapat tiketnya melalui email, dan kami print out.

Terminal Bus nya kami pilih di Heidelberg (Heidelberg, Hbf. Europa Bus Haltestelle) supaya mudah dicapai dari tempat tinggal saya di Bad Rappenau. Halte busnya ada di depan Mc. Donald Heidelberg. Sedangkan terminal bus di Paris yakni Gallieni-gare routiere international.

Jam 6 Pagi kami tiba di Stasiun Bus Euroline di Paris yakni Gallieni-gare Routiere International (Foto: dok. pribadi)

2. Tempat Menginap di Paris
Seperti ketika di München, maka yang di Paris ini, kami juga memilih yang tidak mahal, cukup bintang**. Nama hotelnya Misterbed alamatnya 2 Avenue Du General De Gaulle, 93170 Bagnolet Paris. Pokoknya asal bersih, ada air panas untuk mandi dan bisa tidur, sudah cukup.
Sarapan di Hotel 8 Euro/orang. Parkir mobil 10 Euro/hari. Kami memilih untuk tidak sarapan hotel, beli makanan sendiri lebih murah.

Penginapan Murah di Paris. Mister Bed City Bagnolet (Foto: dok. pribadi)

Kamar kami pilih triple room, tarifnya 71 Euro/kamar/malam. Ditambah pajak dll, maka total yang kami bayar 74 Euro. Dibagi 3, berarti perorang membayar sekitar Rp. 25 Euro.

Tarif Kamar Hotel Mister Bed Paris (Foto: dok. pribadi)

Hotel kami booking melalui booking.com kartu kredit tidak langsung dipotong untuk pembayaran, kami membayar ketika sudah tiba di hotelnya.

Kamar Mandi Hotel Mister Bed City Bagnolet Paris (Foto: dok. pribadi)

Hotel ini kami pilih karena dekat dengan terminal bus Eurolines (Gallieni-gare routiere international). Kami bisa jalan kaki 10 menit ke hotelnya, dan paling penting hotelnya dekat dengan stasiun kereta bawah tanah (metro) Gallieni station. Bisa jalan kaki paling 3 menit. Naik metro dari stasiun Gallieni (line 3) dalam waktu 15 menit kita sudah sampai di pusat kota Paris ;-).

Bus kami tiba di terminal Gallieni-gare routiere international Paris pagi hari jam 6 : 15, sedangkan menurut lembaran booking hotel, kami baru bisa check-in di jam 2 siang. Kami coba ke hotelnya siapa tahu boleh titip barang-barang kami, kemudian kami kan bisa jalan-jalan sambil menunggu waktu check-in hotel. Ternyata resepsionis hotelnya baik sekali loh! dengan senang hati dia menerima titipan barang-barang kami. Namun di luar masih gelap, si resepsionis bilang kalau tempat-tempat wisata dan toko-toko baru buka lewat jam 8. Jadi kami duduk-duduk di hotel, sambil menunggu sang mentari menampakkkan diri.

Saya biasanya cari referensi hotel melalui tripadvisor.com; kalau sudah dapat nama hotel yang diinginkan, saya baca komentar dari orang-orang yang sudah pernah menginap dihotel tersebut. Tentu kita tidak mau dong, begitu sampai di kamar hotel, ternyata kamarnya kotor, kasurnya ada kutu busuknya, atau air panas tidak keluar dll, makanya penting untuk mencari referensi, salah satunya melalui tripadvisor.com. Setelah yakin dengan hotel yang kita pilih, maka saya booking melalui booking.com.

 

loading...

untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

About these ads
loading...

85 thoughts on “Paris je t’aime

  1. […] Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya: • Foto Perjalanan yang sebelumnya saya ikuti Culture/heritage • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart • Ramainya Bulan Oktober di München • Jalan-jalan ke Pasar Malam di Belanda • Liburan Swiss 2012 • Paris je t’aime […]

  2. […] yang mungkin kalian tertarik membacanya : • Paris je t’aime • Liburan Swiss 2012 • Ramainya Bulan Oktober di München • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart […]

  3. […] yang mungkin kalian tertarik membacanya : • Paris je t’aime • Liburan Swiss 2012 • Ramainya Bulan Oktober di München • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart […]

  4. […] Paris je t’aime • Liburan Swiss 2012 • Ramainya Bulan Oktober di München • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart […]

  5. INDRI

    hai mbak salam kenal.
    mau tanya2 donk. kebetulan minggu depan saya berencana ke paris. itu biaya makannya murah, minta info donk itu makannnya dimana aja?

    1. Beli di pinggir jalan aja ko, liat klo rame biasanya murah dan enak. Klo mahal kan orang2 ogah beli 😀 .

  6. Rata-rata kota impian di eropa bagi orang Indonesia itu Paris. Begitu pula saya. Huhuhu, belum tahu kapan bisa sampai sana. Tapi baca blog ini jadi lumayan seneng aja. paling nggak bisa bayangin dulu. hehehe. mba, doakan saya!!! buat nyusul kesan. Hehehe

    1. Saya doain ya Tika, supaya impianmu terwujud. Dulu saya juga cuma ngimpi ke LN; tapi berawal dari mimpi tersebut, doa, dan cari jalannya, ehh terwujudlah :D.

  7. wowoww.. Paris!!
    enaknya travelling terus nih mba Nella hehe

    1. Salah satu keuntungan tinggal di Eropa, negara2 lain berdekatan :D. Itu ke Paris baru satu kali ko :).

  8. Aaaaaa PARIIIISSSS
    Ma kasih yah kak udah share pengalaman plus biayanya 🙂
    Berguna banget. Hugs

  9. Nisa

    nice info mbx,,,potonya kereeeeen

  10. dewipuspasari

    TOP artikelnya, jadi benar-benar pengin ke sana…semoga bisa..amiin.

  11. kembalikan parisku! ha.ha.ha bandung dulu paris juga, sesekali boleh dong mbak bikin ‘tour de paris à l’ouest à paris est’, nebeng beken…

    1. Iya ya Rio .. Bandung kan Paris Van Java :).

  12. Huaaaa,….. pengeeen ke parissss eiffell,… *nangis gulung2*
    rasanya bergetar tiap ngomongin jerman, paris, eiffel

      1. Kira2 btuh biaya brpa yaaa klo brngkt dr jakarta *ngitung2*

        1. Teman saya naik Lufthansa sekitar 900 USD. Terkadang maskapai penerbangan memberikan harga promo,
          jadi harus rajin cek websitenya atau daftar newsletternya, kalau ada promo kita dikirimkan email.
          Di beberapa tulisan sudah saya sertkan kisaran biaya jalan-jalannya untuk hotel & makan,
          jadi bisa dihitung2 ya Chris :).

          1. Oke oke,.. thanks ya infonya, saya mau ngitung2 dulu 😀

  13. […] 11-13 Oktobernya kami jalan-jalan ke Paris, akhirnya kesampean juga lihat menara Eiffel, namun ternyata saya merasa lebih terkesan dengan indahnya museum Louvre . Detail ceritanya klik disini. […]

    1. Maksudmu becak kali ya Ta? :D.

      1. itu loh Mbak…
        yg ada tulisannya kl capek jalan bisa nyewa sepeda.

        1. Ooo iyaaa Ta, unik sepedanya :D.

          1. iya unik Mbak, itu gowesnya gak berat Mbak?

          2. Saya tidak sewa sepeda Ta, menikmati jalan kaki :D.

  14. Belum kepikiran untuk keliling dunia, Indonesia saja belum habis saya jelajahi. hehehe. Btw, postingnya mantap, bisa bw referensi.

    1. Hai Afret Terima kasih sudah berkunjung 🙂

  15. Gustavo Eiffel…kapan aku bisa singgah disana. Bertemu kekasihnya harus disana atau disini dibawa kesana..Akh, semoga bukan sekedar lamunan. Mbak Pursu, begitu beruntung bisa jalan-jalan, bisa duduk di bawah temaramnya Menara Eifel. Salam.

    1. Bangun dari lamunan, ayooo kunjungi Eiffel :).

  16. wah…. cuma ngiler nih. Paling jauh paling ke paris van java.

  17. bangunan2nya cakep2… louvre ternyata memang mengesankan, apalagi dari dekat. kapan ya bisa kesana hehe…

    1. Ya Ilham, saya juga lebih suka museum Lovre dibandingkan menara Eiffel :).

  18. asiiiiik, salah satu tempat wajib kunjung buat gue nih 😀 semoga bisa segera ke sana~

  19. duhhh.. jadi pengen… serunya….

  20. again.. n again, postingan yg bikin ngiler..
    amazing vacation.. 😀

  21. MANTAPPP :):) Thanks sudah berbagi cerita lengkap dengan foto-foto indahnya….Semoga suatu saat saya bisa kesana yah Mba…he hehe…salam,

  22. aaaaa sukses bikin iri nih si kakak 😀 keren bangeeet!! eiffel, tunggulah aku! 😀

    1. Iyaaaa aku tungguin yaaa (kata si Eiffel) 😀

  23. hohoho..ini jauh dari jangkauanku mba’
    kalau aku gak pernah pergi keluar negeri apalagi namanya paris,jerman ataupun lain,wong sama timur timur saja aku belum pernah.
    sip aja deh buat mba’e

  24. Mantap Sist, postingannya. Kapan ke Paris lagi? Ajak2 dong

    1. Belum tau kapan lagi ke Paris, sekali saja cukup dulu :D.

      1. oke deh, salam kenal buat semua yg di Eropa

  25. *catet*
    jadi kalau ke sana ga uring2an mbaca buku tutorial

    1. Benar sekali Raya!, catet yaaa hehehe.

  26. Beautiful architecture and photos! Everyone I know who goes to Paris loves it! 🙂

    1. Thanks Cafe. Yes we love it! :).

  27. Kayaknya kalau disana mau aman minta tolong foto sama orang itu kalau sesama turis ya mba.. Kemarin waktu aku jalan2 di sana cukup sering diminta tolong orang untuk foto2 mereka. Mungkin gayaku turis banget, sampe2 mereka cukup yakin kameranya ga dibawa lari.. hihihi..

    btw, salam kenal.. ^_^

    1. Benar Bebe lebih baik minta tolong sesama turis. Saya juga lihat-lihat dulu orangnya turis atau bukan, kalau tiba-tiba lewat trus menawarkan diri lebih baik ditolak. Kalau ada yang minta dipotretin nah saya tolongin deh, trus gantian saya minta mereka potretin saya & teman2 :). Salam kenal juga ya, panggil Nella saja :D.

  28. fotonya membuatku mupeng pengen kesana 😀

  29. wahh indahnya kota paris … wah banyak yg sebelumnya saya engga tau tentang jerman tapi sekarang sudah lumayan tau .. share lagi tentang jerman yang lebih banyak lagi, .. aku mau request dong tentang harga harga pakaian dan asesoris dari Jerman ya mbak .. ditunggu tulisannya

    1. Kalau pakaian mahal, makanya saya bawa banyak pakaian2 saya dari Jakarta. Biasanya saya beli pakaian kalau ada diskonan :D.

      1. ooh gitu ya … jadi, kalo ke luar negeri enaknya bawa peralatan sendiri ya mbak lebih murah …

  30. Lengkap banget Mba Nella. Bisa dipake nih kalo jalan-jalan nanti. Bahkan lengkap sampe rincian biayanya,
    Sukaa sama poto-potonya.. Jadi bisa ngintip sedikit Parisnya.. 😀
    Thx for sharing.. 😀

    1. Semoga berguna ya Dani. Terima kasih sudah berkunjung :).

      1. Pastinya Mba Nella. Love the way you detail the itinerary. 😀

  31. Mantap . . . bisa jadi referensi nih Mbak. Thanks for sharing.

  32. Waah seru banget…
    kapan yaa saya bisa nyusul ke sana?

    1. Kapan saja Rahman mau bisa ko, ayooo nabung .. nabung :).

      1. Kira-kira tante menghabiskan berapa rupiah tu?

        1. Total biaya untuk jalan-jalan Paris 160 Euro. Sudah saya masukkan detailnya ditulisan saya :-).

          1. WAW…
            kalo gitu saya mau rajin nabung dech hehehe

  33. Jadi sekitar 70 euro ya mbak penginapan di atas.. hmm.. kalau mau ke paris bener bener harus dihitung neh, kalau dua minggu jalan jalannya berapa biaya penginapan yang harus di keluarkan >.<

    *nabung irni nabung* hehehehe

    1. Bisa cari yang lebih murah lagi Niee, nginep di hostel atau di kamar yang berisi bbrp orang (sesama traveler). Tarifnya ada yang 15 – 20 an Euro, kalau bbrp hari mungkin bisa lebih murah. Coba cari infonya melalui http://www.tripadvisor.com

  34. aduhh kapan bisa nyampe sana…

    1. Kapan saja mas Joy mau pasti bisa ko :D.

      1. ya semoga aja deh..di doain

  35. salamin buat zidane ya kak hehee

    1. Hai sang Dewi, sayangnya kami tidak mampir kerumah Zidane hehehe.

  36. nice photos, beautiful places!

Leave a Reply