Indahnya Kota Tua Bad Wimpfen

Salah satu Hotel di Bad Wimpfen
loading...

Jumat, 20 Juli 2012. hari itu adalah hari pemberkatan pernikahan Frank dan saya. Sejak jam 10 pagi mama dan saya sudah mulai dandan dan memakai kebaya, kami dandan sendiri di apartemen, saya diberikan satu set alat rias dan make-up lengkap yang semuanya baru dan masih bersegel. Adik saya Wana yang menitipkannya ke mama, merek terkenal euy, pasti mahal deh!, makasih ya Wan ;-).

Saya dandan sendiri, kemudian mamaku yang menyanggul dan menata rambut saya. Sanggul dan hiasan rambutnya dibawa mama dari Jakarta. Selesai membuat sanggul saya, mama menyanggul rambutnya sendiri. Dulu mamaku pernah mengikuti kursus merias wajah dan sanggul dari Martha Tilaar atau Sariayu, lupa yang mana he-he-he

Jadi ketika mama dan saya sibuk dandan, saya mintalah Frank untuk mengajak jalan-jalan ayah dan adik saya Roy ke kota tua dekat tempat tinggal kami. Saya pikir daripada hanya berdiam diri di apartemen, maka lebih baik kaum prianya mempergunakan waktu sebaik mungkin. Kota tua selalu menarik untuk dikunjungi. Rumah-rumah dan gedung-gedung tua masih terpelihara dengan baik. Ayah, Roy dan Frank mengunjungi salah satu gereja di Bad Wimpfen, saya saja belum pernah masuk ke gereja tersebut.

loading...
Selamat Datang di Kota Tua, Bad Wimpfen
Kota Tua, Bad Wimpfen
Frank dan Roy

Informasi detail mengenai sejarah Bad Wimpfen klik disini

Slide foto, masukkan password: silaen klik disini atau klik disini

 

loading...

Tulisan Terkini

About these ads
loading...

6 thoughts on “Indahnya Kota Tua Bad Wimpfen

  1. Maria Siahaan

    mbak Nella, gak salah tuh ? Masa disuruh jalan-jalan dulu sambil nungguin penganten cewek dandan ? Mustinya penganten cowoknya dipingit tuh hahaha… =)

    1. hahahha bisa aja kamu Maria, disini gak ada pingit2an 🙂

  2. Deny Gnasher

    Mampir dong ke Hannover 🙂

    1. Wiiihhh jauhhh hampir 500 km, kapan2 ya 🙂

  3. Tinggal di Jerman di mananya, yah? 🙂

    1. Di pedesaan namanya Bad Rappenau 🙂

Comments are closed.