Diskonan Bunga Tulip

Tampak Bagian dalam beberapa Tulip, Terlihat Benang Sari dan Putik
loading...

Jumat minggu lalu, Frank dan saya mengunjungi Reiffeisen, tujuan utamanya saya hanya ingin membeli stiker kuning penangkap serangga. Cuaca sudah mulai hangat, sehingga serangga-serangga atau hama tanaman mulai muncul, jadi saya harus cari cara membunuh atau menghalau serangga-serangga yang hinggap di bunga-bunga atau kebun saya.

Saya bahas tentang stiker kuningnya dilain hari ya, saat ini mau cerita tentang bunga tulip yang saya beli. Biasa deh kalau ke Reiffeisen pasti gak bisa cuma beli satu benda saja, pasti ada buntutnya, saya selalu lapar mata melihat aneka bunga-bunga dan tanaman yang indah-indah. Nah saat itu saya melihat ada promosi bunga-bunga tulip yang sudah mekar, harga awalnya 4 Euro/pot, sekarang hanya 1 Euro. Bulan lalu, ketika harganya masih normal, pengen beli, tapi belum rela ngeluarin duitnya hehehe. Nah kali ini saya beli si Tulip. Satu pot isinya tiga bunga ukuran besar, berwarna merah dan ada satu tunas yang baru tumbuh.

Tulip umumnya berkembang baik di daerah pegunungan, dengan iklim sedang sampai dingin. Umbi tulip biasanya ditanam sekitar akhir musim panas dan gugur, kedalaman tanah 10 cm sampai 20 cm, tergantung jenis tulip yang ditanam, semakin besar umbi, semakin dalam ditanamnya.

Di belahan dunia yang tidak memiliki musim dingin, umbi tulip sering ditanam sampai kedalaman 30 cm, gunanya supaya si umbi tulip tetap terjaga kesejukannya di dalam tanah.

Tulip berkembang melalui tunas, bentuknya seperti bawang merah dengan ukuran besar atau kecil, tergantung jenis tulipnya. Setelah bunga tulip selesai berbunga, jangan dibuang ya, karena tunasnya akan tumbuh kembali dan menghasilkan bunga baru. Yang bisa Anda lakukan adalah, potong batangnya hingga ke pangkal tunasnya, kalau kebetulan ditanam dalam pot, bisa juga dibersihkan (gunting akar-akarnya) kemudian ditanam lagi. Jika Tulipnya ditanam di tanah lapang (kebun), cukup potong bunga yang sudah selesai berkembang, potong juga batangnya.

Menanam Tulip harus sabar menunggu keluar bunganya. Beberapa jenis Tulip lain, bibitnya saya tanam di musim dingin Oktober atau November, bunga akan muncul di musim semi, sekitar 5-6 bulan dari bibitnya ditanam. Kalau mau beli yang sudah keluar bunganya, bisa saja, cuma harganya lebih mahal, apalagi jenis Tulip yang ukuran bunganya besar, mahal euy.

Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya :

loading...

Ladang Bunga di Jerman
Menanam Sayuran Yuk
Tulip Bermekaran di Taman Kota
Taman di Balkon Rumahku
Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart
Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu
Membeli Bunga, Sekaligus Berdonasi

loading...
About these ads
loading...

7 thoughts on “Diskonan Bunga Tulip

  1. Sari Eria

    mba, saya juga mau dong bibit bunga tulip dan dahlianya, bunga tulipnya yang warna merah dan kuning.kalau dahlia yang bunganya dahlia bicolor mix.kira2 berapaan ya mba harga dan ongkos kirimnya?

    1. Hai Sari, saya stop ngirim-ngirim dulu sampai 2-3 minggu lewat lebaran, soalnya paket yg sdh saya kirim diawal bulan Juli juga masih ngetem di pos Indonesia, nyebelin banget 😥 . Mungkin lagi banyak kerjaan pak posnya.

  2. […] Selesai berbunga saya bersihkan pangkalnya dan umbinya saya simpan, nah musim gugur lalu tanam lagi klik disini . Saya tidak sabar lihat besarnya […]

  3. purna paskibraka indonesia

    Di Indonesia ada yg jualan gag ya? :

    1. Saya kurang tau Dew, coba cari infonya di google. Kalau saya ke Indonesia sih saya niatnya mau bawa banyak buat di jual 😀 tapi belum tau kapan ke Indonesia, bisa 1-2 tahun lagi.

    1. Mari berkunjung ke rumahku :-).

Comments are closed.