Hati–Hati Upload Foto Pribadi di Media Sosial

Contoh Informasi Geotagging . Sumber Foto wikipedia
loading...

Hati–Hati Upload Foto Pribadi di Media Sosial. Apakah Anda pernah mendengar istilah Geotags atau Geotagging?

Saya baru mengetahui baru-baru ini dan hal ini membuat diri saya lebih berhati-hati dengan koleksi foto-foto pribadi ( bukan foto porno ya! Hehehe gak punya tuh 😛 ), maksudnya adalah koleksi foto-foto saya bersama teman-teman dan keluarga.

Dunia saat ini semakin canggih, sangking canggihnya, koleksi foto-foto kita yang bejibun banyaknya bisa dengan mudah disimpan secara online di media sosial semacam facebook, twitter atau album online semacam photobucket, Flickr di dunia maya. Mungkin Anda dan juga saya sendiri terkadang tidak menyadari resiko foto-foto kita yang beredar tersebut bisa dimanfaatkan orang-orang tak bertanggungjawab termasuk resiko kejahatan akan mengintai Anda.

Oh ya balik lagi dulu ke istilah Geotags atau Geotagging. Geotagging ini adalah sebuah proses pemberian identifikasi geografis dalam metadata suatu media seperti video, foto, website, dalam metadata nantinya akan terdapat informasi koordinat.

Contoh Informasi Geotagging . Sumber Foto wikipedia
Contoh Informasi Geotagging . Sumber Foto wikipedia

Geotags antara lain terdapat pada alat digital seperti pada kamera “Solmeta N2 Kompass” untuk Nikon DSLR, karena sekarang eranya smartphone, jadi Geotags juga terdapat pada Iphone, BlackBerry, Android dan perangkat Palm.

Peter Eckersley, seorang staf Electronic Frontier Foundation di San Francisco memberikan komentarnya di New York Times dia katakan “bahwa sangat sedikit orang tahu tentang kemampun geotags, bahkan banyak yang sama sekali tidak tahu menu menonaktifkan geotags“. Benar banget! Saya juga tidak mengerti istilah tersebut dan tidak mengerti bagaimana cara menonaktifkannya di alat digital saya :D.

Nellaaaaa please deh jangan berbelit-belit cerita, intinya apa yaaa ..

Pasti sedikit yang tahu Adam Savage kan? namun di dunia barat, Adam Savage adalah seorang pembawa acara program ilmu pengetahuan populer “MythBusters” Suatu kali dia memposting gambar mobil yang diparkir di depan rumahnya, di Twitter, artinya dia membiarkan para penggemarnya mengetahui privasinya.

Gambar yang diunggah dari smartphone seperti Iphone melalui Geotags itu, dapat diketahui, dimana gambar foto tersebut diambil. Apalagi dalam gambar tersebut dituliskan sebuah teks oleh Adam, “Tidak ada di rumah, sekarang berangkat kerja”. Hal ini bisa dapat mengundang pencuri.

Lokasi seseorang juga terungkap ketika menggunakan layanan seperti Foursquare dan Gowalla saat posting ke Twitter dari GPS-enabled.

Frank, suami saya tercinta di awal perkenalan kami, dia tidak punya account di facebook, “hari gene gak punya FB, apa kata dunia! ” he-he-he akhirnya dia ikutan gabung di FB, tapi setelah kami menikah dia hapus accountnya, dia tidak pernah memberikan data pribadinya secara mudah kepada orang lain, contohnya tidak mau ikut-ikut undian (saya juga dilarang keras!, hiks), tidak mau mendapatkan informasi atau penawaran-penawaran apapun yang dikirim ke rumah, misal dari supermarket atau perusahaan tertentu.

Beberapa kali dia memperingatkan saya untuk berhati-hati dengan FB, karena dia baca peraturan dan ketentuan FB, FB bisa memberikan data-data pribadi kita ke pihak lain. Dia tidak bergabung dengan media sosial apapun. Saya sempat beberapa kali ingin bertemu muka (di Eropa) dengan teman yang saya kenal via internet, tapi Frank tidak mengizinkan saya pergi sendiri, dia bilang dia harus bertemu muka dahulu dengan teman yang saya hendak temui tersebut, kemudian saya diceramahi macam-macam, panjang lebar dan dibilang nanti bisa diculiklah dan lain-lain, dan lain-lain, padahal saya dan teman saya bukan sekali dua kali berbincang-bincang via internet dan teman yang saya hendak temui tersebut (teman Indonesia) di rekomendasikan teman saya yang lain (sudah saya kenal).

Kalau suasana sudah agak cair, biasanya saya bercanda, saya bilang “apa kamu termasuk salah satu pejabat penting disini, atau calon president United State Amerika?” ;-).

loading...
loading...

Tulisan Terkini:

About these ads
loading...

3 thoughts on “Hati–Hati Upload Foto Pribadi di Media Sosial

  1. Renny

    Alo mbak salam kenal ya, suka deh baca blognya…kok ngga pernah nulis tentang pertama kenalan dengan suami ? Pastinya bukan dari FB ya ..heee…

    1. Hai Renny, salam kenal juga ya. Pernah kepikiran mau menulis perkenalan suami dan saya, eh dapat topik lain yang lebih menarik,
      ya jadinya kelupaan deh. Thanks di ingatkan, mungkin akan saya buat draftnya dulu :).

  2. […] Ber-Sosial Media Blog + Social Media (Foto: gettyimages)Melanjutkan tulisan saya sebelumnya Hati – Hati Upload Foto Pribadi di Media Sosial, disini saya mencoba memberikan beberapa tips menurut saya pribadi […]

Comments are closed.