Menimba Untung dari Telepon Tua

Foto 4.sampah kalengan
loading...

Menimba Untung dari Telepon Tua. Telepon seluler yang sudah tua masih dapat dijadikan bahan baku lewat proses daur ulang. Di samping itu, telepon yang masih berfungsi tetapi tidak dipakai lagi, dapat dijual ke pedagang perantara.

Kita ikuti kisahnya, melalui video berikut :

Dua ton telepon seluler, banyak yang dari generasi pertama telepon genggam. Diperusahaan aurubis telepon-telepon tersebut dihancurkan. Bagi kepala bidang produksi, benda-benda itu termasuk yang sudah sangat tua, ibaratnya uang tunai.

Telepon-telepon bekas tersebut mengandung 10-15% tembaga, atau disambungan telepon-telepon tersebut kadar emasnya tinggi, bisa mengandung 250 sampai 300 gram emas per ton, juga 500 gram sampai setengah kilo perak memiliki itulah yang membuatnya menarik!. Kalau dihitung semua ini harganya 9000 sampai 10.000 EURO.

loading...

Komputer, televisi dan telepon seluler, lebih dari setengah ton sampah elektronik per tahun, dari itu semua diperoleh bahan baku baru dipabrik daur ulang aurubish. Bagi pabrik tersebut itu adalah sumber logam, mereka tidak punya tambang dan kekayaan alam yang diperlukan. Jadi itulah yang disebut urban mining, dari situ mereka mendapat logam yang diperlukan ekonomi dan proses produksi pabrik ini, pabrik ini juga menyediakan untuk orang lain.

Tapi masalahnya, hanya sedikit konsumen yang tahu seberapa banyak benda berharga ada dalam sebuah telepon seluler. Jadi sekarang pedagang perantara menawarkan konsumen uang untuk telepon tuanya. Sekitar 8000 telepon dibeli perusahaan ini tiap bulannya, banyak telepon seluler baru berusia beberapa bulan. Lewat internet konsumen dapat memperoleh perkiraan harga dari pedagang, tergantung usia dan kondisi, harganya antara 2 dan 300 EURO . Misalnya sebuah smart phone modern, jika telepon masih berfungsi, data-data dihapus, disiapkan secara teknis dan dijual kembali. Proses pembelian disitus ini 3-4 menit. Orang hanya perlu mengepak dan mengirim secara gratis, metode tersebut serius dibanding metode lelang dimana orang tidak tahu hasil akhirnya.

Tiap orang Jerman rata-rata punya dua hingga tiga telepon genggam, dengan rangsangan ini, telepon tua kembali keperputaran ekonomi, karena jika telepon tua tidak dapat digunakan lagi, akhirnya akan mendarat diperusahaan Aurubis, ini adalah perusahaan satu-satunya di Jerman, dimana telepon yang sudah dihancurkan, dapat dilumerkan menjadi tembaga mentah. Tembaga sangat dibutuhkan pasar dunia dan sangat mahal, tanpa sampah elektronik, kebutuhan tidak akan terpenuhi, sekitar sejuta ton tembaga diproduksi perusahaan ini per tahun.

Elektrolisis adalah langkah daur ulang terakhir, dalam rendaman asam sulfat dan dengan aliran listrik kuat logam mengendap, sehingga dari 3 ton telepon selular tua, tercipta lempengan tembaga, dengan kadar kemurniaan 99,9%.

Sumber: DeutscheWelle

 

loading...

Tulisan Terkini

About these ads
loading...