Bersepeda di Jerman

Bersepeda di Jerman
loading...

Bersepeda di Jerman. Bersepeda atau bagaimana menggunakan sepeda menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah di Jerman. Pagi itu saya coba meng-abadikan momen anak-anak sekolah belajar naik sepeda. Berhasil ambil dua foto dari dalam rumah ;-).

Anak-anak sekolah belajar naik sepeda
Pelajaran bersepeda diberikan oleh guru sekolah dan ada hari-hari tertentu, bapak / ibu polisi juga memberikan pengetahuannya. Beberapa kali saya sempat lihat juga, para orangtua membimbing putra putrinya bersepeda di sore hari.

loading...

Bersepeda di Jerman HARUS mematuhi aturan lalu lintas, harus lewat di jalur khusus untuk sepeda. HARUS menggunakan peralatan untuk pengaman diri sendiri, antara lain yang penting adalah helm. Jangan coba-coba bersepeda tanpa helm, alih-alih Anda akan kena tilang kalau pas bertemu pak polisi. Sepeda kita juga harus dilengkapi lampu penerang, gunanya kalau kita bersepeda di waktu gelap.

Kalau mau bersepeda di sore atau malam hari, dimana matahari sudah tidak nampak lagi, maka Anda sebaiknya (HARUS) menggunakan jaket berwarna atau memancarkan cahaya. Hal ini untuk menghindari Anda tertabrak atau disenggol kendaraan. Saya pernah baca berita, ada artis Hollywood hobi olahraga “lari“ di malam hari dan ditempat sepi pula seperti hutan, kemudian tertabrak mobil, lalu sahabat si artis menghadiahinya jaket yang mengeluarkan cahaya ketika gelap.

Belajar Bersepeda di jalanan
Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede.

Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.

Ketika cuaca cerah, banyak orang-orang menggunakan sepeda untuk bepergian. Rata-rata negara di Eropa, seperti Belanda, Jerman dan Swiss (berdasarkan pengalaman penulis) warganya senang bersepeda. Menurut saya jalur bersepeda-pun harus mendukung, artinya kita bisa merasa aman di jalan raya.

Jenis-jenis sepeda

Kini sepeda mempunyai beragam nama dan model. Pengelompokan biasanya berdasarkan fungsi dan ukurannya.

• Sepeda gunung-digunakan untuk lintasan off-road dengan rangka yang kuat, memiliki suspensi, dan kombinasi kecepatan sampai 27.
• Sepeda jalan raya-digunakan untuk balap jalan raya, bobot keseluruhan yang ringan, ban halus untuk mengurangi gesekan dengan jalan, kombinasi kecepatan sampai 27
• Sepeda BMX-BMX merupakan kependekan dari bicycle moto-cross, banyak digunakan untuk atraksi
• Sepeda mini-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda anak-anak, baik beroda dua maupun beroda tiga
• Sepeda angkut-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda kumbang, sepeda pos
• Sepeda lipat-merupakan jenis sepeda yang bisa dilipat dalam hitungan detik sehingga bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah
• Sepeda Balap – Sepeda yang model handlernya setengah lingkaran dan digunakan untuk balapan.
• Sepeda Fixie – Sepeda minimalis dengan rangka dan ban beraneka warna, setang pendek dan tidak banyak memiliki kabel-kabel sebagai pengatur tali rem

Kenapa bersepeda? Pertama : mengurangi penggotoran udara akibat penggunaan bahan bakar kendaraan (mobil atau motor), kedua : lebih sehat bersepeda, ketiga : pemandangan di negara-negara Eropa sangat indah, hamparan hijau dimana-mana. Keempat : hemat uang untuk beli bahan bakar kali ya he-he-he

Menurut website turunberatbadan.com, bersepeda memberikan manfaat, antara lain :

1. Bersepeda dapat membuat tubuh menjadi berenergi dan menjaga bentuk tubuh. Hal ini dikarenakan ketika kita bersepeda, kita melakukan beberapa gerakan yang dapat membentuk, mengencangkan, dan menguatkan serta mengurangi lemak pada otot paha, betis, serta panggul.
2. Manfaat bersepeda selanjutnya adalah dapat mengurangi selulit pada paha. Bahkan gerakan bersepeda juga dapat menghilangkan stress di daerah lutut hingga pergelangan kaki seperti halnya ketika kita berjalan atau melakukan senam aerobik.
3. Bersepeda dapat memperlancar proses sirkulasi darah kaya oksigen serta nutrisi menuju seluruh bagian otot di seluruh tubuh.
4. Manfaat bersepeda selanjutnya adalah dapat menghindarkan kita dari berbagai serangan penyakit. Misalnya diabetes, sebab bersepeda dapat menghindarkan kita dari tekanan darah tinggi dan menurunkan berat badan.
5. Bersepeda dapat mengurangi stress dan menjaga kesehatan jantung.

Diolah dari berbagai sumber seperti :
– turunberatbadan.com/2463/manfaat-olahraga-bersepeda
– wikipedia.org/wiki/Sepeda
– pengalaman penulis

loading...

Tulisan Terkini:

About these ads
loading...

4 thoughts on “Bersepeda di Jerman

  1. Meyke

    Nella, ukuran sepeda harus sesuai ukuran tinggi badan supaya tidak cepat capek.
    Salam kenal.

    1. Hai Meyke salam kenal juga. Oo sepeda ada ukurannya juga ya, saya baru tahu 😉

  2. Dita

    Wah mba Nella seru banget tulisannya..jadi mengingatkan waktu tinggal di Belanda dulu..Anyway, congratulation for your wedding yaa…
    Mba Nella, boleh minta alamat emailnya ga?mau tanya2 nih…thx before ya..

    1. pursuingmydream

      Hai Dita, sekarang tinggal dimana? Makasih ya sudah mampir ke blog saya juga untuk ucapannya 😉 .

Comments are closed.