Gereja Reformierte Kirchgemeinde, Switzerland

loading...

Saya sudah meniatkan diri, harus menyempatkan ke gereja ketika saya berada di Swiss, salah satu alasannya karena mama saya yang selalu mengingatkan hal tersebut, dan benar saja pagi hari ketika saya sudah berpakaian rapih untuk pergi beribadah, datang sms dari mama saya ;-).

Hampir jam 8 pagi si doi ( seterusnya sebut saja FS ) pulang dari tugas malam, kami sarapan dan siap-siap ke gereja. FS cerita ketika akan pulang ditanya temannya apa aktifitas di hari ini, dia bilang akan ke gereja dengan saya, temannya tersebut berkata “minum bir supaya tidak tidur di gereja“ :P.

Walau suhu diluar minus 9, kami bersemangat untuk beribadah, kami pergi ke gereja protestan namanya Reformierte Kirchgemeinde, alamatnya Kirchgasse 8, 3770 Zweisimmen Switzerland. Gereja ini dicapai hanya 5 menit naik mobil.

Gereja Reformierte Kirchgemeinde

Ibadah di mulai jam 09:30 untuk pagi ini 30 Januari 2011, ibadah dilayani oleh pendeta Alfred Müller. Bahasa yang digunakan tentu saja bahasa setempat yakni bahasa Swiss-German, saya tidak mengerti sama sekali, namun ketika jemaat bernyanyi, saya ikut bernyanyi dengan membaca kidung pujian. Kalau di Indonesia tata ibadah gereja Reformierte Kirchgemeinde ini seperti di HKBP.

loading...
Gereja Reformierte Kirchgemeinde

Wah disediakan gantungan untuk menaruh tas, jadi jemaat tidak perlu menaruh tasnya dilantai atau di bangku.

Gantungan untuk Tas Jemaat

Pagi ini kebetulan ada pembaptisan anak, jadi jemaat yang datang menurut saya lebih banyak, dan ada satu anak laki-laki sekitar umur 3-5 tahun yang bikin pusing satu petugas gereja, karena si anak tersebut tidak mau diam, dia berjalan-jalan sekitar altar, satu dua kali petugas menangkapnya dan disuruh duduk disamping bapak petugas, namun ketika lengah, si anak memanggil satu temannya dan mereka menggambar di lantai sambil berceloteh :D.

Pembaptisan Anak

Ibadah berlangsung tidak lama, hanya sekitar satu jam lebih sedikit. Oh ya kalau disini uang kolekte (persembahan) kita berikan ketika akan pulang, sebelum pintu keluar gereja ada dua kotak terbuat dari logam, jadi kita tinggal masukkan saja.

Di luar gereja pendeta Alfred Müller sudah menunggu dan jemaat berjabat tangan dengannya lalu pulang. Saya menyempatkan diri mengambil satu foto, karena menarik ada pekuburan di depan gereja, ya mungkin pendeta gereja tersebut dimakamkan disana ketika wafat.

Pemakaman di Depan Gereja

Selesai ibadah, saya dan FS akan jalan-jalan ke Gstaad Mountain Rides, disini tempatnya orang-orang kaya bermukim. Sebelumnya kami mampir kerumah dulu karena saya lapar he-he-he .. Udara dingin membuat kita cepat lapar yaaaa …

Ini tulisan saya yang pertama, setelah hari ke 10 saya berada di Zweisimmen, Switzerland. Begitu banyak hal menarik yang saya ingin ceritakan melalui tulisan, sejak berangkat dari Jakarta 20 Januari 2011, namun belum cukup waktu untuk saya leluasa berkutat didepan komputer ^^.

loading...

Tulisan Terkini:

About these ads

0 thoughts on “Gereja Reformierte Kirchgemeinde, Switzerland

  1. Halo Nella! Hobi traveling juga? Tulisanmu di atas bikin aku teringat ttg ikutan misa di Fatima (Portugis). Sebenernya aku ndak religius, jadi rada maksa, ingin pengalamannya. Tapi ya gitu, ndak ngerti sama sekali karena pakai bahasa Portugis, hehe. Cuman sepertinya urutan2nya acara misa memang rada mirip dengan di Indo dulu.

    1. pursuingmydream

      Hi Dina,
      Iya saya senang traveling yg murmer (murah meriah) :D, saya juga ingin pengalamannya beribadah di gereja setempat ;-). Yup tata ibadahnya seperti di Indonesia juga.

Leave a Reply

loading...